Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pesawat ATR hilang di Maros, keluarga Yoga Nouval menunggu kepastian

Basarnas masih mencari tiga pegawai KKP dan tujuh kru pesawat, sementara keluarga penumpang menunggu informasi resmi dari pemerintah.

Pesawat ATR hilang di Maros, keluarga Yoga Nouval menunggu kepastian
X

Suasane kediaman keluarga Yoga Naufal, di Jaktim, Minggu (18/1/2025). Foto: Heru Lianto

Tim Basarnas Makassar hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta tujuh kru yang berada di dalam pesawat ATR 42-500.

Pesawat yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport tersebut dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Salah satu pegawai KKP yang menjadi penumpang dalam pesawat itu adalah Yoga Nouval, usia 30 tahun.

Ibu korban, Yanti, ditemui di rumah duka di Jalan Tutul Raya, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu pagi mengatakan, hingga kini dirinya belum menerima kabar lanjutan nasib anaknya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Sampai sekarang belum ada kabar lagi dari pihak KKP. Kami sekeluarga masih menunggu kepastian,” ujar Yanti, kepada Radio Elshinta, Minggu (18/1/2025)

Yoga merupakan anak pertama dari pasangan Yanti dan almarhum Subiyanto. Yoga telah berkeluarga dan memiliki seorang istri serta satu anak bernama Arshaka (8) yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Yoga memiliki dua orang adik, Sultan (15), dan Kresna yang sedang kerja berlayar.

Pantauan Elshinta di kediaman Yoga Nouval sejak pagi hari tampak kerabat dan sahabat korban berdatangan. Mereka hadir untuk memastikan informasi terkait keberadaan Yoga sekaligus memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga.

Tenda duka di rumah Yoga Nouval telah terpasang.

Sejumlah pekerja terlihat memasang tenda berwarna hijau serta menurunkan kursi-kursi di halaman rumah, di tengah cuaca gerimis yang turun di kawasan tersebut.

Diketahui, Tim SAR Gabungan dilaporkan telah menemukan puing-puing pesawat ATR milik Indonesia Air Transport yang sebelumnya hilang kontak, di lereng Gunung Bulusaraung, pada Minggu, 18 Januari 2026.

Kondisi pesawat dilaporkan hancur, dengan badan dan ekor pesawat ditemukan terpisah, berada di sisi utara puncak gunung.

Heru Lianto/Rama

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire