Polres Cianjur: Volume kendaraan meningkat 70 persen pada H+2 lebaran
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat volume kendaraan meningkat hingga 70 persen pada H+2 lebaran dengan tujuan mudik dan berwisata ke sejumlah destinasi.

Antrean kendaraan terlihat di sepanjang jalur Bandun-Cianjur, Jawa Barat pada H+2 lebaran dimana volume kendaraan pemudik tujuan balik dan pendatang dengan tujuan destinasi wisata berbaur di jalur utama, Minggu (22/3/2026).ANTARA/Ahmad Fikri.
Antrean kendaraan terlihat di sepanjang jalur Bandun-Cianjur, Jawa Barat pada H+2 lebaran dimana volume kendaraan pemudik tujuan balik dan pendatang dengan tujuan destinasi wisata berbaur di jalur utama, Minggu (22/3/2026).ANTARA/Ahmad Fikri.
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat volume kendaraan meningkat hingga 70 persen pada H+2 lebaran dengan tujuan mudik dan berwisata ke sejumlah destinasi wisata di kawasan Puncak-Cianjur, Minggu.
Kasatalantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Minggu, mengatakan peningkatan tersebut dibandingkan satu hari sebelumnya atau H+1 lebaran, dimana volume kendaraan yang melintas masih landai sehingga arus dapat melintas dengan normal dan lancar.
Pihaknya memperkirakan volume kendaraan yang melintas di jalur utama Cianjur dengan berbagai tujuan termasuk pemudik yang terlambat pulang kampung mencapai 3.000 unit kendaraan, sehingga menyebabkan antrean di sejumlah titik rawan pada Minggu pagi dan siang hari.
Saat petang, ungkap dia, arus kendaraan yang melintas masih tetap tinggi namun tidak menyebabkan antrean terutama di sepanjang jalur Puncak hingga Cianjur, hanya di Jalan Raya Bandung-Cianjur dan Jalan Raya Sukabumi-Cianjur sempat terjadi antrean.
"H+2 lebaran kendaraan yang melintas berbaur antara pemudik, masyarakat, dan pendatang dengan tujuan berwisata ke sejumlah destinasi wisata di kawasan Puncak-Cipanas, sehingga volume kendaraan mengalami peningkatan cukup tinggi," katanya.
Pihaknya memprediksi pada H+3 lebaran volume kendaraan akan mengalami peningkatan seiring berbaur-nya kendaraan pemudik arus balik ke berbagai kota di Jabodetabek, sehingga berbagai upaya dilakukan termasuk melakukan sistem satu arah dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif.
Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada H+3 lebaran, sehingga pemudik diminta untuk rutin memantau media sosial resmi milik Polres Cianjur atau peta situasi jalan di telepon selular, serta dapat menghubungi 110 guna memastikan kondisi arus lalulintas.
"Kami akan melakukan berbagai upaya guna mencegah terjadinya macet saat arus balik lebaran di kawasan Puncak-Cianjur terutama di sepanjang jalur Puncak-Cipanas, sistem satu arah dan penyekatan diberlakukan ketika antrean terus memanjang," katanya.
Pihaknya juga memperkirakan kepadatan arus balik akan terus meningkat hingga berakhirnya libur hari raya pada tanggal 29 Maret, karena kawasan Puncak-Cipanas masih menjadi tempat singgah favorit wisatawan dan pemudik yang hendak kembali perantauan.
"Ini juga menjadi fokus utama pengamanan karena jalur utama Cianjur termasuk kawasan wisata yang kerap disinggahi pemudik sebelum kembali ke perantauan di Jabodetabek, sehingga pengamanan dan pengaturan arus lalulintas lebih ditingkatkan," katanya.




