Polres Karawang ajak ojol sinergi dalam pertolongan pertama kecelakaan

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah. ANTARA/Ali Khumaini/dok.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah. ANTARA/Ali Khumaini/dok.
Polres Karawang mengajak komunitas ojek online (ojol) bersinergi dalam melakukan pertolongan pertama saat terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah di Karawang, Minggu menyampaikan sinergitas pihak kepolisian dengan komunitas ojol sangat penting karena mereka merupakan pengguna jalan yang setiap hari beraktivitas di lapangan dan kerap menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya kecelakaan maupun peristiwa pidana.
"Kita menjalin sinergi karena rekan-rekan ojek online ini setiap hari ada di jalan. Ketika ada kejadian, baik kecelakaan lalu lintas maupun tindak pidana, mereka yang lebih dulu mengetahui dibandingkan kami di kepolisian yang jumlah personelnya terbatas," katanya.
Ia mengatakan, dalam pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas terdapat sejumlah tahapan penting yang harus diperhatikan. Di antara hal-hal yang harus dilakukan ialah mengamankan lokasi kejadian dari arus lalu lintas, memastikan kondisi korban sadar atau tidak, serta segera menghubungi petugas kepolisian dan tenaga medis.
Berdasarkan data, jumlah pengemudi ojek online di wilayah Karawang mencapai 1.250 orang. Setiap hari mereka berseliweran di jalan. Sehingga jika terjadi kecelakaan atau peristiwa pidana di jalan raya, mereka mengetahuinya lebih awal. Pihak kepolisian telah memberikan edukasi singkat kepada para ojol terkait penanganan pertama terhadap korban kecelakaan.
"Bagaimana jika korban masih hidup, masih sadar, hingga cara membawa korban yang benar. Intinya hanya penanganan awal, bukan tindakan medis yang membutuhkan keahlian khusus," katanya.
Ia menyebutkan, keberadaan komunitas ojol selama ini cukup membantu kinerja kepolisian di Karawang, khususnya dalam memberikan informasi awal terkait berbagai kejadian di lapangan.
"Sejauh ini kami sangat terbantu karena dalam beberapa peristiwa, informasi awal justru kami terima dari rekan-rekan komunitas ojek online," kata kapolres.




