SAR perluas area pencarian dua korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Arsip - Tim SAR gabungan melakukan pencarian Warga Negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (2/1/2026). ANTARA FOTO/Gecio Vania
Arsip - Tim SAR gabungan melakukan pencarian Warga Negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (2/1/2026). ANTARA FOTO/Gecio Vania
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas operasi pencarian dua korban kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam pekan lalu di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
“Hari ini kami lanjutkan proses pencarian dan memperluas area pencarian dengan harapan bisa menemukan dua korban lagi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) yang dihubungi dari Kupang, Senin.
Dia mengatakan area pencarian ditambah lagi kurang lebih lima nautical mile dari area sebelumnya. Fathur menjelaskan perpanjangan operasi SAR hingga tiga hari mulai Senin (5/1) hingga Rabu (7/1) dilaksanakan dengan adanya penemuan korban kedua pada Minggu (4/1).
Proses pencarian sudah dimulai pada Senin pagi dari pukul 06.30 Wita, di mana lokasi pencarian sesuai rencana operasi SAR. Di pencarian hari ke-11 ini pihaknya menerjunkan 153 personel unsur gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawis dan BPBD Manggarai Barat.
Selain itu pihaknya juga melibatkan komunitas penyelam dan unsur gabungan lainnya serta mengerahkan 17 alat utama untuk menyisir pulau-pulau di Labuan Bajo.
"Tim SAR Gabungan dari Dipolair Polda NTT juga menurunkan tim dari ITB Bandung dan Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan kapal KM Putri Sakinah di sekitar lokasi kejadian,” ujar dia.
Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 penumpang di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo. Mereka terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat orang kru kapal.




