Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sekolah Rakyat jadi sorotan di Pameran Haluan Merah Putih LKBN Antara

Sekolah Rakyat jadi sorotan di Pameran Haluan Merah Putih LKBN Antara
X

Mensos Gus Ipul kunjungi menghadiri pembukaan pameran di Jakarta, yang bertema Arah Merah Putih: Satu Tahun Prabowo–Gibran, beberapa waktu lalu

Potret siswa Sekolah Rakyat menjadi salah satu sorotan dalam Pameran Haluan Merah Putih yang digelar Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara di Antara Heritage Center, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam salah satu sudut pameran, terpampang dokumentasi aktivitas siswa mulai dari kegiatan belajar, makan bersama, hingga aktivitas di asrama.

Selain foto, Antara juga menampilkan instalasi simulasi kelas Sekolah Rakyat lengkap dengan meja, bangku, dan smartboard. Sebanyak sembilan siswa dari Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Bogor bersama para guru turut hadir mencoba suasana belajar di instalasi tersebut.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri pembukaan pameran bertema “Arah Merah Putih: Satu Tahun Prabowo–Gibran” bersama sejumlah pejabat, antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kesehatan Budi Sadikin, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP) Angga Raka Prabowo.

Angga Raka Prabowo mengatakan para jurnalis yang meliput kebijakan Presiden Prabowo banyak mengangkat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat seperti makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, sekolah rakyat, dan swasembada pangan.

“Mereka menyampaikan bahwa program yang Presiden Prabowo canangkan langsung dirasakan masyarakat. Di kantor berita Antara, kita bisa lihat bahwa kebijakan Presiden tidak hanya dirasakan di kota besar, tapi sampai ke desa dan daerah terpencil,” katanya dikutip dari keterangan tertulis.

“Kementerian Sosial lewat Menteri Sosial Gus Ipul mengajarkan ada saudara-saudara yang tidak pernah terlihat dan belum merasakan bangku sekolah, masih banyak anak-anak Indonesia yang belum merasakan makan bergizi atau tidak sarapan," tambahnya.

“Antara menyajikannya dalam bentuk karya jurnalistik, video infografis yang akan menguatkan perjuangan Presiden Prabowo. Rakyatnya diangkat, tidak boleh ada masyarakat miskin, tidak boleh ada anak-anak bodoh, tidak boleh ada masyarakat yang lapar,” ujarnya.

Sementara itu, Mensesneg Prasetyo menekankan pentingnya peran Antara dalam menjaga integritas informasi di tengah derasnya arus berita.

“Kami ingin titipkan Antara sebagai kantor berita pemerintah. Kita berkomitmen, tadi kita diskusi Antara harus kita perkuat, tidak boleh hebat secara historis saja. Antara harus jadi salah satu yang terbaik dalam menjalankan fungsi jurnalistik dan menyampaikan pesan dan program Pemerintah,” katanya.

Direktur Utama Antara, Akhmad Munir, menjelaskan pameran ini menampilkan 117 foto, 4 infografis, 6 audio visual, dan 7 karya kolaboratif multiplatform berupa teks, foto, video, serta infografis. “Acara ini menjadi refleksi tentang perjalanan insan Antara dalam menunaikan amanahnya sebagai pewarta bangsa, terus berkomitmen menjaga integritas, ketepatan, dan kedalaman setiap pemberitaan,” ujarnya.

Guru SRMP 10 Bogor, Mawardi, menilai pameran tersebut menjadi dukungan nyata dari LKBN Antara terhadap program Sekolah Rakyat.

“Program ini sangat tepat sasaran dan begitu terasa kepada anak-anak. Kita tahu bahwa peserta didik yang ada di SR mayoritas dari desil 1 dan desil 2. Mereka dari kalangan miskin dan miskin ekstrem. Saya bersyukur terhadap program ini dan juga dukungan dari Antara selaku media memberikan informasi yang lebih baik dan lebih akurat,” katanya.

Penulis: Suwiryo/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire