Siapkan strategi khusus arus balik, Korlantas prioritaskan arah Jakarta

Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyiapkan strategi khusus dalam pengelolaan arus balik Lebaran, menyusul potensi lonjakan kendaraan yang diperkirakan setara dengan arus mudik.
Agus menjelaskan bahwa pemantauan arus lalu lintas akan diperkuat melalui sistem traffic counting berbasis teknologi digital yang memonitor pergerakan kendaraan di sepanjang jalur Tol Trans Jawa, khususnya dari Km 414 hingga Km 70.
“Ketika bangkitan arus tinggi pada arus mudik, arus balik saya yakin juga hampir sama. Maka dari itu pola manajemen lalu lintas kami siapkan dengan dukungan traffic counting berbasis teknologi digital,” ujar Agus kepada wartawan saat berada di Media center NTMC Polri, Tol Jakarta-Cikampek KM 29, Sabtu (21/3/2026).
Agus mengungkapkan bahwa skema rekayasa lalu lintas pada arus balik akan berbeda dengan pola sebelumnya. Jika biasanya dilakukan secara bertahap, pada arus balik kali ini Korlantas akan langsung membuka dua lajur dari Km 70 hingga Km 36 untuk mempercepat pergerakan kendaraan menuju Jakarta.
“Dari Km 70 nanti langsung kita buka dua lajur sampai ke Km 55 hingga Km 36. Tidak bertahap seperti biasanya, ini untuk memprioritaskan kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta,” ujarnya.
Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa Korlantas Polri akan memanfaatkan keberadaan tol fungsional untuk mengurangi beban lalu lintas di jalur utama. Salah satunya adalah ruas Tol Japek II Selatan yang telah diuji coba dan akan difungsikan bagi kendaraan kecil dari arah Jawa Barat.
“Dengan adanya tol fungsional Japek II Selatan, kendaraan kecil dari arah Sadang bisa langsung menuju Setu tanpa harus melalui titik kepadatan di Km 66,” ujarnya.
Agus menambahkan, strategi tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan arus balik serta memastikan kelancaran perjalanan masyarakat menuju Jakarta.
Farens Excel/Ter




