Taman Edukasi Lalu Lintas bukti sinergi Pemkab Kudus dan BLDF tingkatkan kualitas ruang publik
Wujudkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas ruang publik yang edukatif dan aman bagi masyarakat, Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton serta Kapolres Kudus menghadiri Serah Terima Tahap 1 Revitalisasi Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota Rendeng, Senin (20/4).

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Wujudkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas ruang publik yang edukatif dan aman bagi masyarakat, Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton serta Kapolres Kudus menghadiri Serah Terima Tahap 1 Revitalisasi Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota Rendeng, Senin (20/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang terbuka hijau (RTH) yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki fungsi edukatif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Bupati menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kudus, Polres Kudus, dan Djarum Foundation.
“Atas nama Pemkab Kudus, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama, kolaborasi, dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik. Kami juga sangat berterima kasih di tengah kondisi efisiensi anggaran, PT Djarum tetap hadir memberikan dukungan kepada Pemkab Kudus,” ujarnya.
Menurutnya, revitalisasi taman ini memiliki peran penting dalam menjawab tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kudus. Berdasarkan data dari Satlantas Polres Kudus tahun 2025, tercatat sebanyak 1.127 kasus kecelakaan dengan 118 korban meninggal dunia.
“Kudus sangat prihatin atas tingginya angka kecelakaan di jalan raya. Melalui taman ini, kita ingin mengedukasi anak-anak untuk tertib berlalu lintas sejak dini,” jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (20/4).
Tak lupa, Bupati juga mengapresiasi jajaran Polres Kudus dan Dinas Perhubungan yang secara konsisten menjaga ketertiban lalu lintas setiap hari.
“Terima kasih kepada Kapolres dan Kasatlantas yang telah mengamankan lalu lintas setiap pagi, serta petugas Dishub yang turut membantu. Harapannya, masyarakat bisa berangkat dan pulang dengan selamat, karena keluarga menunggu di rumah,” tambahnya.
Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, menyampaikan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penyediaan ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Djarum Foundation dapat bersinergi bersama Pemkab Kudus untuk menghadirkan ruang terbuka hijau yang tidak hanya asri, tetapi juga edukatif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Taman Lalu Lintas yang sebelumnya dibangun pada tahun 2017 kini direvitalisasi sejak Oktober 2025 dengan berbagai penambahan fasilitas, seperti toilet dewasa dan anak. Selanjutnya, pada tahap kedua yang direncanakan akhir tahun 2026, akan difokuskan pada pengembangan sarana multimedia berupa layar LED berukuran 100 inci untuk mendukung kegiatan edukasi.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan fasilitas ini bisa dijaga dan dimanfaatkan anak-anak sebagai sarana belajar. Taman ini dapat digunakan untuk edukasi siswa TK dan SD di Kabupaten Kudus. Semoga bermanfaat dan menginspirasi,” pungkasnya.
Sedangkan, Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam pengembangan taman tersebut. Menurutnya, fasilitas ini memiliki manfaat besar dalam membentuk kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Kami berharap keberadaan taman ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran yang efektif. Dengan edukasi sejak dini, tingkat pelanggaran dan kecelakaan diharapkan dapat menurun,” ujar dia.
Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Mundir, menambahkan bahwa salah satu daya tarik utama taman ini adalah area simulasi lampu lalu lintas yang dilengkapi lagu edukatif.
“Anak-anak biasanya paling tertarik di area lampu lalu lintas karena ada lagu yang membantu mereka memahami arti warna merah, kuning, dan hijau,” ucapnya.




