Tim SAR berhasil temukan jasad terakhir korban tambang bijih timah
Tim SAR berhasil menemukan jasad terakhir korban tanah longsor di area tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas nama Soleh.

Tim SAR melakukan evakuasi jasad Soleh yang menjadi korban tanah longsor di area tambang bijih timah di Pemali Bangka, di Pemali, Sabtu (7/2/2026) ANTARA/Ho.BPBD Bangka.
Tim SAR melakukan evakuasi jasad Soleh yang menjadi korban tanah longsor di area tambang bijih timah di Pemali Bangka, di Pemali, Sabtu (7/2/2026) ANTARA/Ho.BPBD Bangka.
Tim SAR berhasil menemukan jasad terakhir korban tanah longsor di area tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas nama Soleh.
"Pukul 13.33 WIB, tim SAR berhasil menemukan jasad korban Soleh yang tertimbun tanah tambang bijih timah," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangka, Nazarudin di Sungailiat, Sabtu petang.
Dengan ditemukan jasad Soleh kata dia, berdasarkan dari di lapangan semua korban yang tertimbun tanah longsor sebanyak tujuh orang berhasil ditemukan oleh tim.
"Ke tujuh korban dinyatakan meninggal dunia masing - masing atas nama Abat, Samson, Sanam, Abeng, Alex, Manaf dan Soleh," jelas dia.
Ia mengatakan, semua korban berasal dari Banten bahkan adik Soleh sengaja datang dari Banten ke lokasi musibah tanah longsor tambang bijih timah Desa Pemali.
"Tim SAR tidak mengalami kesulitan saat mengevakuasi jasad Soleh meskipun sebelumnya mengalami kendala dalam pencarian karena faktor struktur tanah yang bergeser sehingga memaksa tim menerjunkan sejumlah alat berat dan dibantu anjing pelacak dari Polda Bangka Belitung," jelas dia.
Selain tujuh orang meninggal dunia korban tanah longsor di area tambang bijih timah itu, terdata ada empat pekerja yang dinyatakan selamat dari insiden tersebut yaitu, Ecek, Asep, Mani dan Sainan.
Musibah tanah longsor di area tambang bijih timah Desa Pemali Bangka, terjadi pada Senin (2/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Kegiatan penambangan bijih timah di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah milik warga Pemali Bangka dan diduga tidak mengantongi izin dokumen resmi.
Dengan ditemukan jasad Soleh atau korban terakhir, tim SAR yang terdiri dari kantor SAR Pangkalpinang, SAR Brimob, Polres Bangka, personel Polsek Pemali, BPBD Kabupaten Bangka, Relawan Laskar Sekaban serta pihak keluarga korban resmi ditutup.
"Kami mengingatkan seluruh pekerja tambang bijih timah, supaya menerapkan keamanan, kesehatan, dan keselamatan (K3) saat kerja," saran Nazarudin.




