Top
Begin typing your search above and press return to search.

TNI pastikan investigasi jatuhnya pesawat Pelita Air di Nunukan berjalan aman

TNI bersama aparat setempat mengamankan lokasi kecelakaan pesawat milik Pelita Air Service di Krayan Timur serta mendukung pencarian black box guna memastikan proses investigasi berjalan aman dan tertib di wilayah perbatasan.

TNI pastikan investigasi jatuhnya pesawat Pelita Air di Nunukan berjalan aman
X

Puspen TNI

TNI memastikan proses investigasi kecelakaan pesawat milik Pelita Air Service di wilayah perbatasan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berjalan aman dan tertib.

Pengamanan dilakukan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama unsur Komando Distrik Militer (Kodim) Nunukan sejak lokasi kejadian ditemukan di kawasan pegunungan Pabetung Remayo.

Pesawat jenis Air Tractor AT802 dengan call sign PK-PAA tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan saat penerbangan charter pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan operasional PT Pertamina (Persero) dengan rute Tarakan-Long Bawan-Tarakan.

Setelah menerima laporan kejadian, personel TNI diterjunkan untuk membantu evakuasi korban serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, pesawat ditemukan dalam kondisi rusak parah dan terbakar. Satu orang pilot dilaporkan meninggal dunia.

Selain pengamanan area, personel di lapangan juga mendukung proses pencarian black box dan material pendukung lainnya guna membantu investigasi oleh instansi yang berwenang.

Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, menegaskan bahwa TNI berkomitmen mendukung penuh proses investigasi yang tengah berlangsung.

“TNI bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian. Fokus utama kami adalah evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta memastikan proses investigasi dapat berjalan aman dan lancar bersama instansi terkait,” ujar Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).

TNI bersama aparat setempat saat ini masih bersiaga di lokasi guna memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan tertib, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah perbatasan dengan kondisi geografis yang cukup menantang.

Robby Hatibie

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire