Top
Begin typing your search above and press return to search.

TPID Depok pantau harga di Pasar Agung jelang Ramadan

TPID Depok pantau harga di Pasar Agung jelang Ramadan
X

Pasar Rakyat di Kota Depok. ANTARA/Feru Lantara

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok Jawa Barat memantau harga bahan pokok di Pasar Agung untuk memastikan harga-harga tidak naik tinggi menjelang Ramadan.

"Kami ingin memastikan stabilitas harga dan pasokan pangan tetap aman menjelang Tahun Baru Imlek dan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah," kata

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) pada Sekretariat Daerah Kota Depok, M. Fitriawan di Depok, Kamis. Fitriawan mengatakan, pemantauan ini dinilai penting agar masyarakat tetap tenang saat berbelanja dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Ramadan.

"Pada momentum krusial ini biasanya dari tahun ke tahun harga melonjak tinggi, khususnya bahan pokok yang diminati warga. Seperti cabai, bawang merah, telur," katanya.

Dari hasil pantauan harga sejumlah komoditas seperti minyak goreng, bawang merah, bawang putih, sayuran terpantau masih stabil. Namun, komoditas cabai rawit merah dan telur ayam ras mulai mengalami kenaikan. Telur ayam dijual dengan harga harganya Rp31 ribu/kilogram, lebih tinggi dari harga acuan pemerintah. Lalu cabai rawit merah kisaran Rp95 ribu/kilogram sampai Rp100 ribu/kilogram.

Sedangkan harga daging sapi relatif masih stabil, belum mengalami kenaikan.

"Secara umum harga lainnya relatif stabil, cabai mengalami kenaikan drastis karena mengalami faktor cuaca, sehingga beberapa daerah boleh dibilang gagal panen atau tidak mendukung," jelas Fitriawan.

Dia menyebut, kemungkinan harga cenderung akan terus naik menjelang Ramadan. Guna mengantisipasi hal itu, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala.

"Kami sudah coba komunikasikan dengan beberapa pihak, yang paling penting stok InsyaAllah aman," katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli yang melebihi batas karena akan membuat stok semakin berkuang.

"Beli barang sesuai kebutuhan, jangan melampaui batas," ujarnya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire