Top
Begin typing your search above and press return to search.

Transjakarta akan lakukan penyesuaian jam operasional saat Lebaran

Transjakarta akan lakukan penyesuaian jam operasional saat Lebaran
X

Arsip Foto - Penumpang bersiap menaiki bus TransJakarta saat uji coba rute baru TransJakarta di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/7/2023). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc/aa)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan melakukan penyesuaian jam operasional armada saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni dimulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, penyesuaian ini dilakukan berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya saat melayani hari besar keagamaan.

“Belajar dari pengalaman kita melayani di hari-hari besar, biasanya pada saat hari H Lebaran, itu kita menyesuaikan jam operasional," kata Welfizon di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Hal itu juga untuk memberikan kesempatan kepada semua karyawan, terutama pramudi, untuk bisa melaksanakan Shalat Idul Fitri. Ia menjelaskan, pada pagi hari masyarakat umumnya melaksanakan Shalat Idul Fitri di lingkungan masing-masing dan bersilaturahmi dengan keluarga.

Karena itu, aktivitas perjalanan biasanya mulai meningkat menjelang siang.

“Jadi mulai operasi kita perkirakan mungkin jam 09.00 atau jam 10.00. Biasanya silaturahmi mulai jam 10.00 atau bahkan setelah Zuhur. Jadi nanti kita akan sesuaikan jam operasionalnya,” katanya.

Adapun saat Ramadhan, Welfizon mengatakan, pihaknya bakal membebaskan biaya layanan semua moda angkutan pada saat Ramadhan.

"Jadi nanti kita tinggal tunggu pengumumannya, apakah berapa hari, tanggal berapa, nanti kita lihat. Tapi kan beliau (Gubernur DKI Jakarta) sudah sampaikan dan diulang di beberapa 'doorstop' (wawancara cegat pintu), akan digratiskan (biaya layanan Transjakarta)," katanya.

Welfizon menyampaikan bahwa pembebasan biaya layanan transportasi merupakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada hari-hari besar keagamaan. Jadi mulai dari akhir tahun lalu, ada Natal, kemudian Imlek lalu menyambut Ramadhan. "Kemarin juga ada Festival Ramadhan dan nanti pada saat Lebaran juga ada Nyepi," ujar dia.

Mengenai tanggal berlaku pembebasan biaya layanan tersebut, pihak Transjakarta masih menunggu Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Tanggalnya tentu kita mengikuti dari Dinas Perhubungan. Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu. Apakah nanti tanggal 1 Syawal (20 Maret 2026) atau tanggal 1 dan 2, nanti kita lihat," ujar dia.

Adapun mengenai biaya Rp1, Welfizon menyebutnya sebagai formalitas sistem untuk menandakan perpindahan rupiah.

"Secara sistem di TJ, MRT dan yang lain itu, 0 itu tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp1. Rp1 dan 0 sebenarnya kan enggak beda jauh lah ya, tapi secara teknologinya, karena memang harus ada proses rupiah yang ditransfer dari kartu, makanya konversi dari 0 menjadi Rp1," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire