Top
Begin typing your search above and press return to search.

Usai lebaran, Mensos minta Kepala Sekolah Rakyat siapkan penerimaan siswa baru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan evaluasi menyeluruh dan persiapan teknis penerimaan siswa baru di 63 titik Sekolah Rakyat melalui mekanisme penjangkauan data terpadu.

Usai lebaran, Mensos minta Kepala Sekolah Rakyat siapkan penerimaan siswa baru
X

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta seluruh Kepala Sekolah Rakyat segera mempersiapkan penerimaan siswa baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan virtual pascalibur Idulfitri, Selasa (31/3/2026).

"Tiga bulan lagi, tolong dipersiapkan dengan baik (penerimaan siswa baru)," kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).

Persiapan ini terutama ditujukan bagi 63 titik Sekolah Rakyat yang telah beroperasi sejak Juli 2025. Mensos meminta perencanaan penerimaan siswa baru dibuat secara tertulis.

Selain penerimaan siswa, Gus Ipul juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan. Evaluasi mencakup bidang kesehatan, akademik, fisik, mental, hingga sumber daya manusia seperti tenaga pendidik dan keamanan.

"Semuanya lakukan evaluasi. Laporkan kepada kami, biar kami bisa menganalisis dan memberikan solusi. Kekurangannya apa saja dan keunggulannya apa saja," ujarnya.

Dia juga menekankan penguatan prestasi di bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika). Meski begitu, capaian di bidang seni, budaya, olahraga, dan bahasa tetap harus dipertahankan.

"Dibutuhkan upaya khusus dari Kepala Sekolah, agar prestasi-prestasi di bidang akademik ke depan semakin menonjol," katanya.

Untuk siswa yang membutuhkan penanganan khusus, Gus Ipul menyarankan proses rehabilitasi dilakukan di sentra milik Kemensos. Dengan begitu, tidak ada siswa yang dikembalikan ke rumah.

"Kita ingin anak-anak yang tidak sanggup diikutkan dalam proses belajar-mengajar karena satu dan lain hal, itu bisa kita lakukan rehabilitasi di Sentra-Sentra terdekat. Jadi tidak perlu khawatir Bapak-Ibu sekalian, laporkan, kita carikan solusi. Ingat ya bahwa latar belakang mereka beda-beda, dan tidak semua linier," urainya.

Gus Ipul juga mendorong setiap Sekolah Rakyat memiliki kegiatan ekstrakurikuler unggulan. Kegiatan itu diharapkan bisa ditampilkan saat menerima kunjungan tamu.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala SRMP 15 Mojokerto Heri Susanto melaporkan seluruh siswanya telah kembali setelah libur Lebaran. Ia juga menyampaikan antusiasme warga sekitar yang ingin mendaftarkan anak mereka ke Sekolah Rakyat.

"Jadi banyak yang bertanya, bagaimana caranya masuk Sekolah Rakyat, semua jadi pada ingin," kata Heri.

Merespons hal itu, Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum, melainkan hanya melalui mekanisme penjangkauan berbasis data.

"Jadi nanti yang ada di data (DTSEN), akan dijangkau, kemudian nanti ada pihak dari Dinsos, ditetapkan Kepala Daerah, ditandatangani, lalu ditetapkan sebagai siswa Sekolah Rakyat," jelasnya.

Pertemuan ini juga menjadi momentum halalbihalal antara pimpinan Kemensos dan para Kepala Sekolah Rakyat. Gus Ipul mengajak seluruh jajaran membawa semangat Ramadan dalam bekerja, khususnya kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan bantuan.

Suwiryo/Rama

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire