Wamenkop: Kopdes Merah Putih hubungkan potensi desa ke pasar
Tata kelola dan pengawasan jadi kunci keberhasilan Kopdes Merah Putih

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah. Foto: Humas Kemenkop
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah. Foto: Humas Kemenkop
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan Kopdes Merah Putih berperan menghubungkan potensi desa dengan pasar dan kebutuhan masyarakat.
Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi badan usaha, tetapi simpul konsolidasi potensi desa seperti pertanian, perikanan, UMKM, logistik pangan, dan keuangan mikro.
"Koperasi menjadi penghubung antara produksi desa dengan pasar, serta antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat," kata Wamenkop dalam Musyawarah Nasional V DPP Apdesi Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, Kopdes Merah Putih dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa jika mampu menghubungkan sumber daya lokal dengan kebutuhan pasar.
"Ini bisa menjadi ruang ekosistem ekonomi baru, yang juga menghubungkan antar desa di seluruh Indonesia," katanya.
Ia menjelaskan, penguatan Kopdes Merah Putih diarahkan sebagai ekosistem usaha desa yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Keberhasilan koperasi, kata Farida, sangat ditentukan kualitas tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kementerian Koperasi menekankan tiga hal, yaitu penguatan kapasitas pengurus, konektivitas usaha koperasi, dan sinergi dengan pemerintah desa serta daerah. Selain itu, Kemenkop mendorong pengawasan melalui program Jaga Desa bersama Kejaksaan Agung.
"Program ini bertujuan memberikan pendampingan hukum dan pencegahan penyimpangan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan di desa," ucapnya.
Ia menambahkan, pengawasan koperasi juga dilakukan secara partisipatif oleh warga desa sebagai anggota koperasi.
Menurut Farida, kepala desa berperan penting sebagai pembina koperasi dan fasilitator pembentukan Kopdes Merah Putih.
"Kepala desa juga mendorong kolaborasi antara BUMDes, koperasi, kelompok tani, nelayan, dan pelaku usaha," ucap Farida.
Wamenkop mengapresiasi Apdesi sebagai mitra pemerintah dalam mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
"Desa hari ini tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek utama yang menentukan arah kemajuan wilayahnya sendiri," ujar Wamenkop.
Ketua Umum DPP Apdesi H Surtawijaya menyatakan kolaborasi Apdesi dan Kemenkop akan terus diperkuat dalam pengembangan Kopdes Merah Putih.
Rama Pamungkas




