Top
Begin typing your search above and press return to search.

Warga terdampak banjir Karawang diimbau tidak menggalang dana di jalan

Warga terdampak banjir Karawang diimbau tidak menggalang dana di jalan
X

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengimbau agar warga terdampak banjir di daerah tersebut tidak melakukan penggalangan dana bantuan korban banjir di jalan raya. Kepala Satpol PP Karawang Basuki Rachmat di Karawang, Senin, menyampaikan pihaknya telah mengambil langkah preventif terhadap aktivitas penggalangan dana yang mengatasnamakan bantuan korban banjir di jalan raya.

Langkah preventif dilakukan bersama personel gabungan TNI dan Polri melalui patroli dan pengawasan di ruang publik terhadap aktivitas penggalangan dana yang mengatasnamakan bantuan korban banjir. Ia mengatakan larangan aktivitas penggalangan dana mengatasnamakan bantuan korban banjir di jalan raya dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat dan ketertiban umum.

Selain itu juga bertujuan mencegah potensi kecelakaan lalu lintas, menghindari penyalahgunaan donasi, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar menyalurkan kepedulian melalui jalur yang aman dan resmi.

"Semua jenis bantuan untuk warga terdampak banjir telah tersedia di Kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)," katanya.

Sebagai hasil dari tindakan persuasif dan imbauan, ketua lingkungan (ketua RW) bersama Karang Taruna diarahkan dan diajak oleh petugas ke Kantor BPBD Karawang untuk mengambil distribusi logistik resmi berupa nasi bungkus dan beberapa dus air mineral, yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.

Menurut dia, penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak banjir harus dilakukan tepat sasaran, transparan, dan tidak disalahgunakan.

"Kondisi bencana banjir tidak boleh dimanfaatkan untuk melakukan penggalangan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, karena seluruh bantuan telah dikoordinasikan dan disalurkan secara resmi oleh pemerintah daerah melalui BPBD," kata Basuki.

Sementara itu, selama sepekan terakhir, banjir telah melanda sejumlah wilayah di sekitar Karawang. Sesuai data terakhir yang dikeluarkan BPBD Karawang, banjir melanda 9.752 rumah yang tersebar di 21 kecamatan sekitar Karawang.

Selain merendam rumah, banjir juga merendam sejumlah sarana pendidikan, sarana ibadah serta fasilitas jalan. Selain itu banjir juga dilaporkan merendam ribuan hektare areal sawah di wilayah Karawang. Akibat 9.752 rumah yang terendam banjir, ribuan warga terdampak banjir terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Catatan BPBD Karawang, banjir di wilayah Karawang terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet serta sejumlah sungai di wilayah Karawang. Air sungai meluap menyusul tingginya intensitas hujan selama sekitar sepekan terakhir.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire