Alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS sukses jadi CEO perusahaan interior

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) kembali menunjukan prestasinya. Salah satu alumninya, Dio Khoirul Azhar, S.AB, kini sukses menjadi business owner sekaligus CEO Interiola Project.
Dio merupakan penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS saat menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya. Program tersebut membantunya menyelesaikan studi sekaligus mengembangkan kapasitas diri hingga sukses di dunia usaha.
Saat ini, Dio mengembangkan usaha di bidang desain interior melalui Interiola Project. Studio interior design and build yang didirikan pada 2021 tersebut menyediakan pembangunan interior rumah, kantor, hingga apartemen, mulai dari tahap perencanaan desain hingga produksi dengan mengedepankan kenyamanan dan fungsi ruang.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian Dio mencerminkan keberhasilan program beasiswa BAZNAS dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda dari kalangan mustahik.
“Kami sangat bangga dengan capaian alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS. Ini menjadi bukti zakat yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak nyata dalam mengubah masa depan penerimanya,” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026), seprti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.
Lebih lanjut, Subhan mengatakan, Beasiswa Cendekia BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menekankan aspek pembinaan yang berkelanjutan. Para penerima manfaat dibekali dengan berbagai pelatihan untuk memperkuat karakter dan keterampilan.
“Sesuai dengan harapan kami, yakni mengoptimalkan pemanfaatan zakat di bidang pendidikan untuk melepaskan jerat kemiskinan para mustahik hingga pada akhirnya mereka dapat menjadi muzaki. Inilah dampak nyata dari zakat para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS,” katanya.
Ia menambahkan, BAZNAS akan terus memperluas jangkauan program Beasiswa Cendekia BAZNAS agar semakin banyak generasi muda Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang. "BAZNAS optimistis dapat terus menghadirkan lebih banyak kisah inspiratif dari para alumni yang berhasil bertransformasi menjadi muzaki," ujar Subhan.
"Semoga kesuksesan Dio ini menjadi motivasi bagi anak muda lainnya untuk mengikuti jejaknya sesuai keahliannya,"ucapnya.
Sementara itu, alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS, Dio Khoirul Azhar mengaku sangat terbantu dengan program Beasiswa Cendekia BAZNAS selama menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya.
“Alhamdulillah, saya menerima bantuan finansial sehingga bisa lulus tepat waktu. Selain itu, saya juga mendapatkan pelatihan yang sangat bermanfaat untuk pengembangan diri yang menjadi bekal bagi saya untuk mencapai titik ini," ujar Dio.
"Semoga Beasiswa Cendekia BAZNAS dapat terus membantu lebih banyak mahasiswa untuk mengembangkan potensinya,” ucapnya.




