Dukung ketahanan pangan, Polres Kudus panen jagung serentak 26 ton
Panen jagung serentak sebagai program ketahanan pangan di Kabupaten Kudus kembali dilakukan di Lahan Non LPS Blok Nggandu, Dukuh Ngrangit, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis (8/1).

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Panen jagung serentak sebagai program ketahanan pangan di Kabupaten Kudus kembali dilakukan di Lahan Non LPS Blok Nggandu, Dukuh Ngrangit, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis (8/1).
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie memimpin kegiatan tersebut.
Panen jagung dilakukan di lahan seluas 1 hektare milik petani setempat. Selain di Desa Terban, panen jagung ini juga dilaksanakan di Desa Bae kecamatan Bae, Desa Ternadi, dan Desa Puyoh kecamatan Dawe masing-masing dengan luas 1 hektare. Hasil panen jagung dari seluruh lokasi tersebut mencapai 26 Ton.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan bahwa panen jagung serentak ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Apresiasi diberikan kepada Forkopimda Kabupaten Kudus, jajaran Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog, BPS, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak terkait yang telah berperan aktif sejak tahap pendampingan hingga pelaksanaan panen.
“Terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog, BPS Kabupaten Kudus, pemerintah kecamatan dan desa, para penyuluh pertanian, serta seluruh pihak terkait yang telah berperan aktif sejak tahap perencanaan hingga panen hari ini,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (8/1).
Selain itu, Kapolres memberikan penghargaan kepada para petani yang dinilainya memiliki peran penting dalam keberhasilan panen.
Ia berharap kesejahteraan petani di Kabupaten Kudus dapat terus meningkat seiring kuatnya kolaborasi antarinstansi.
"Keberhasilan panen jagung serentak ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan," ungkapnya.




