Top
Begin typing your search above and press return to search.

Forkopimda tinjau harga dan stok sembako jelang lebaran di Kabupaten Tegal

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda melakukan monitoring langsung ketersediaan dan harga bahan pokok penting, Kamis (26/2/2026) pukul 09.30–11.00 WIB.

Forkopimda tinjau harga dan stok sembako jelang lebaran di Kabupaten Tegal
X

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda melakukan monitoring langsung ketersediaan dan harga bahan pokok penting, Kamis (26/2/2026) pukul 09.30–11.00 WIB. Kegiatan diawali di Pasar Trayeman dan dilanjutkan ke Yogya Mall Slawi di wilayah Slawi.

Rombongan dipimpin Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo serta diikuti perwakilan TNI, OPD terkait, Bulog, pengelola pasar, dan unsur pemerintah desa. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bentuk sinergitas untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang hari besar keagamaan.

Dalam pengecekan di pasar tradisional, rombongan meninjau distribusi subsidi pangan, pelaksanaan gerakan pangan murah, kondisi bangunan, serta kebersihan lingkungan pasar. Hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil dan stok tersedia mencukupi. Tidak ditemukan indikasi penimbunan ataupun praktik spekulasi harga oleh pedagang.

Bupati Tegal menyampaikan bahwa meskipun terdapat penurunan daya beli masyarakat pada awal Ramadan, secara umum kondisi ekonomi pasar masih terkendali.

“Stok bahan pokok aman dan harga masih stabil. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan serta menindaklanjuti masukan masyarakat, khususnya terkait fasilitas pasar,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Kamis (26/2).

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan pengawasan bersama instansi terkait guna menjaga stabilitas distribusi dan harga.

“Kami memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta distribusi bahan pokok berjalan lancar. Pengawasan akan terus dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri,” tegasnya.

Sejumlah komoditas strategis terpantau berada dalam rentang harga normal, antara lain beras SPHP Rp11.500–Rp12.500/kg, minyak goreng curah Rp16.650–Rp18.000/liter, telur ayam ras Rp30.000–Rp31.000/kg, dan daging sapi Rp135.000–Rp140.000/kg. Fluktuasi kecil dinilai masih wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli warga.

Monitoring kemudian berlanjut di pasar modern. Dari hasil dialog dengan pengelola dan konsumen, transaksi pembelian mayoritas masih menggunakan pembayaran tunai, sementara sebagian pembeli muda mulai memanfaatkan sistem pembayaran digital QRIS. Permintaan tertinggi tetap didominasi kebutuhan primer seperti sembako, minyak goreng, gula, dan sayuran, sedangkan kebutuhan sekunder cenderung stabil.

Kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk memastikan stabilitas pasokan, menjaga keterjangkauan harga, serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat menjelang Idul Fitri. Secara umum, ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut dipastikan aman dan distribusi berjalan lancar.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire