Top
Begin typing your search above and press return to search.

GREAT Institute Rilis Outlook Ekonomi 2026, soroti ketidakpastian alam dan geopolitik

GREAT Institute Rilis Outlook Ekonomi 2026, soroti ketidakpastian alam dan geopolitik
X

Elshinta/ Rizky Rian Saputra

Lembaga pemikiran GREAT Institute mempublikasikan hasil riset bertajuk Outlook Ekonomi Indonesia 2026: Melangkah Maju di Tengah Ketidakpastian dalam sebuah forum diskusi yang digelar di kantor GREAT Institute, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026). Riset ini memotret berbagai tantangan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global dan domestik yang semakin kompleks.

Direktur Eksekutif GREAT Institute, Dr. Sudarto, menjelaskan bahwa ketidakpastian utama yang dihadapi Indonesia pada 2026 berasal dari faktor alam dan geopolitik. Menurutnya, kerusakan ekologis yang terjadi di dalam negeri serta dampak perubahan iklim global membuat potensi bencana alam sulit dihindari pada tahun-tahun mendatang. “Ketidakpastian yang kami lihat itu yang pertama ketidakpastian karena alam ya, bencana alam. Jadi bencana alam itu di 2026 ini dan tahun-tahun berikutnya kemungkinan akan terjadi ya, karena terjadi kerusakan ekologis yang luar biasa di Indonesia,” ujarnya.

Sudarto menekankan bahwa meskipun bencana tidak dapat dicegah sepenuhnya, dampaknya masih bisa diminimalkan melalui mitigasi yang tepat oleh pemerintah. Ia menyinggung pengalaman dari bencana sebelumnya sebagai pembelajaran agar penanganan ke depan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. “Jadi belajar dari bencana Sumatera kemarin, semoga mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah lebih baik lagi ke, ke depan supaya dampaknya tidak terlalu besar,” lanjutnya.

Selain faktor alam, ketegangan geopolitik global juga dinilai menjadi sumber ketidakpastian besar bagi perekonomian. Sudarto menilai situasi internasional semakin memanas dan berpotensi berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi, terutama melalui fluktuasi harga minyak dan nilai tukar dolar. “Jadi geopolitik itu akan berpengaruh ya, terutama karena nilai dolar dan minyak, gitu. Jadi kemungkinan minyak juga akan, akan berpotensi naik ya, dan juga mungkin dolar juga akan naik. Nah itu yang jadi tantangan,” katanya.

Meski demikian, GREAT Institute tetap memandang kondisi Indonesia relatif stabil. Sudarto menyebut bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan global. “Tapi sejauh ini kami optimis ya, Indonesia masih stabil. Bahwa guncangan-guncangan itu juga geopolitik sudah terjadi tahun sebelumnya, tapi kami melihat kepemimpinan Presiden Prabowo ya, itu membuat Indonesia ini masih stabil ya, dan bahkan kita yakin bisa melangkah lebih maju lagi.”

Dalam evaluasi terhadap kinerja 2025, Sudarto menilai pemerintah telah memiliki visi dan program yang jelas, namun masih menghadapi tantangan pada aspek pelaksanaan dan koordinasi. Ia menyoroti perlunya penguatan ekonomi lokal, optimalisasi dampak program sosial, serta evaluasi serius dalam penanganan kebencanaan. Menurutnya, tanpa reformasi dan perbaikan tata kelola, ketidakpastian ke depan justru berpotensi semakin besar.


Rizky Rian Saputra

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire