Harga melonjak naik, pedagang plastik di Purwakarta alami penurunan pembeli
Harga plastik melonjak, para pedagang plastik di Purwakarta, Jawa Barat, mengalami penurunan pembeli menyusul harga plastik kian melambung dengan kenaikan harga hingga mencapai 75'% per kilogram.

Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.
Harga plastik melonjak, para pedagang plastik di Purwakarta, Jawa Barat, mengalami penurunan pembeli menyusul harga plastik kian melambung dengan kenaikan harga hingga mencapai 75'% per kilogram.
Berdasarkan pantauan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Sabtu (11/4), di sejumlah toko plastik di Purwakarta, memang dikeluhkan oleh para pembeli plastik pasalnya plastik harganya naik luar biasa. Hal ini berdampak pada pengeluaran tambahan modal dagang akan tetapi keuntungan belum tentu meningkat, seiring dengan sulitnya perekonomian masyarakat saat ini.
Salah satu toko plastik di Jl. Kapten Halim, yaitu Toko Sulaeman Plastik yang menjual berbagai macam plastik, dari ukuran plastik terkecil hingga ukuran besar, kresek serta berbagai macam kemasan plastik makanan dan minuman, juga kebutuhan bahan untuk kue semuanya dijual di toko tersebut dan tidak ada satupun yang tidak mengalami kenaikan harga.
Seperti dijelaskan, Zaenal, pegawai Toko Sulaman Plastik, Sabtu (11/4/2026), harga plastik sejak akhir Maret lalu sudah naik, tapi naiknya bertahap.
"Kenaikan awal mulai lima persen, terus sepuluh persen, dua puluh persen hingga seminggu terakhir merangkak kenaikan mencapai 75 persen," kata Zaenal.
Menurut Zaenal, kenaikan harga yang sangat mencolok terjadi pada plastik bening berbagai jenis dan ukuran mulai ukuran terkecil hingga ukuran besar harganya melonjak.
Awalnya plastik bening untuk seluruh kemasan sembako, kemasan es dan makanan dijual dengan harga Rp 30.000/kg, saat ini menjadi Rp52.000/Kg, plastik yang harganya Rp32.000/Kg rnenjadi Rp55.000/Kg dan plastik yang tadinya harga Rp35.000/Kg saat ini menjadi Rp57.000/kg.
Sementara untuk kantong kresek yang dijual perikat dengan isi 10 pak rata-rata mengalami kenaikan harga 25 hingga 35 persen. Selain itu, berbagai jenis cup untuk minuman dan makanan juga mengalami kenaikan harga, dengan naik hingga 40 persen.
"Pokoknya seluruh bahan-bahan yang ada mengandung plastik, meskipun plastinya sedikit itu pasti naik harga," kata Zaenal.
Dengan naiknya harga plastik, secara umum telah berdampak ada penurunan pembel sekitar 10 persen, khususnya untuk pembeli plastik yang dijual kembali, akan tetapi untuk pembeli rumahan pembelinya masih normal, ungkap Zaenal.
Dijelaskan Zaenal, bahwa kenaikan plastik dipicu oleh kenaikan bahan baku plastik. Ia berharap agar Pemerintah untuk segera memberikan solusi agar harga plastik bisa stabil kembali.




