Top
Begin typing your search above and press return to search.

IHSG mendatar, investor masih cermati reformasi pasar modal

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico mengatakan pelaku pasar masih mencermati implementasi dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal Indonesia.

IHSG mendatar, investor masih cermati reformasi pasar modal
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico mengatakan pelaku pasar masih mencermati implementasi dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak konsolidasi (mendatar) pada perdagangan hari ini, Kamis, dengan melemah 4,30 poin atau 0,05 persen ke posisi 8.142,41 pada pukul 14.20 WIB.

"Perhatian pasar tetap tertuju pada upaya reformasi pasar modal menyusul aksi jual sebelumnya yang dipicu oleh isu transparansi yang disoroti oleh penyedia indeks internasional, sehingga membuat investor lebih selektif, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi kecil," ujar Nico kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,39 persen year on year (yoy) pada kuartal IV 2025 atau melampaui ekspektasi sebesar 5,01 persen (yoy) dan meningkat dari pertumbuhan 5,04 persen (yoy) pada kuartal III 2025.

Namun demikian, Nico mengatakan pergerakan IHSG yang mendatar seiring sentimen bahwa perekonomian Indonesia hanya tumbuh 5,11 persen (yoy) sepanjang tahun 2025, atau sedikit di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen (yoy).

"Investor juga mencermati dengan seksama laporan bahwa perundingan mengenai kesepakatan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS) telah rampung dan tinggal menunggu penandatanganan resmi," ujar Nico.

Sementara itu, Nico mengungkapkan bahwa dominasi pelemahan juga terjadi pada Bursa kawasan Asia, seiring sentimen pasar yang tertekan oleh aksi jual saham-saham teknologi di tingkat global.

"Investor menghindari saham-saham teknologi di tengah kekhawatiran terhadap valuasi yang terlalu tinggi, besarnya belanja kecerdasan buatan (AI), serta potensi gangguan terhadap model bisnis perangkat lunak tradisional," ujar Nico.

Data perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pukul 14.20 WIB, IHSG tercatat melemah 4,30 poin atau 0,05 persen ke posisi 8.142,41.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.898.364 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,61 miliar lembar saham senilai Rp13,43 triliun. Sebanyak 343 saham naik, 335 saham menurun, dan 141 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia siang ini, antara lain indeks Nikkei melemah 475,39 poin atau 0,88 persen ke 53.818,50, indeks Shanghai melemah 26,28 poin atau 0,64 persen ke 4.075,26, indeks Hang Seng menguat 39,18 poin atau 0,15 persen ke 26.886,18, dan indeks Strait Times menguat 8,47 poin atau 0,17 persen ke 4.973,99.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire