Top
Begin typing your search above and press return to search.

IHSG menguat jelang akhir pekan di tengah pelemahan bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG menguat jelang akhir pekan di tengah pelemahan bursa Asia
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 97,41 poin atau 1,18 persen ke posisi 8.329,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,52 poin atau 2,52 persen ke posisi 833,53.

“IHSG rebound setelah kisruh Morgan Stanley Capital International (MSCI), tetapi pelaku pasar masih belum yakin dan mengambil sikap wait and see,” ujar Fixed Income and Macro Strategis PT Mega Capital Indonesia Lionel Priyadi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Lionel mengatakan investor akan mengambil sikap berhati-hati, bahkan investor asing masih akan condong bearish hingga ada lampu hijau dari MSCI menjelang bulan Mei 2026.

Merespon pengumuman MSCI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI akan menerbitkan revisi aturan batas minimal saham publik atau free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen pada Februari 2026, yang berlaku bagi emiten baru maupun yang sudah tercatat.

Apabila emiten tidak dapat memenuhi aturan itu, maka akan diberikan exit policy, namun saat ini belum dipastikan exit policy apa yang akan diterapkan.

BEI dan Self–Regulatory Organization (SRO) juga akan menyesuaikan dan menyampaikan proposal sesuai dengan yang dibutuhkan MSCI terkait permintaan transparansi free float saham di Indonesia.

Selain itu, OJK mengungkapkan pemerintah akan segera menerbitkan peraturan terkait demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan ditargetkan terbit pada kuartal I tahun 2026.

Pada pagi hari ini, Jumat (30/01), di tengah situasi penuh tekanan, Direktur Utama (Dirut) BEI Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya, sebuah keputusan yang langsung menjadi sorotan pelaku pasar.

OJK menyatakan BEI akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Dirut BEI, yang akan dipilih dari jajaran direksi BEI yang tengah menjabat saat ini (existing).

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 6,2 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing turun sebesar 3,35 persen dan 2,10 persen.

Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor barang konsumen non primer turun paling dalam sebesar 1,12 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor industri yang masing-masing turun sebesar 1,17 persen dan 0,87 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ESTI, FIRE, ZATA, AHAP dan DFAM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KIOS, VKTR, RMKE, AIMS, dan PBSA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.399.348 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,76 miliar lembar saham senilai Rp41,33 triliun. Sebanyak 551 saham naik, 194 saham menurun, dan 65 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 10,70 poin atau 0,02 persen ke 53.364,89, indeks Shanghai melemah 40,02 poin atau 0,96 persen ke 4.117,95, indeks Hang Seng melemah 580,98 poin atau 2,08 persen ke 27.387,10, dan indeks Strait Times melemah 24,89 poin atau 0,51 persen ke 4.905,12.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire