IsDF-MUI kolaborasi nasional perkuat ekosistem ZISWAF untuk kemaslahatan umat
Dalam kegiatan penguatan ekosistem Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) untuk kemaslahatan umat, ISDF-MUI menggelar forum konsolidasi bersama sejumlah lembaga amil zakat dan mitra strategis di Jakarta.

Sumber foto: Rhio Prasetyo/elshinta.com.
Sumber foto: Rhio Prasetyo/elshinta.com.
Dalam kegiatan penguatan ekosistem Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) untuk kemaslahatan umat, ISDF-MUI menggelar forum konsolidasi bersama sejumlah lembaga amil zakat dan mitra strategis di Jakarta.
Ketua IsDF, Trisna Ningsih Yuliati, menegaskan bahwa penguatan ekosistem ZISWAF tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh komponen umat.
“Kami membuat forum ini untuk menyamakan persepsi dan visi-misi terkait penguatan ekosistem ZISWAF. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, tapi harus bersama-sama. Tujuan kita satu, yaitu kemaslahatan umat,” ujar Trisna Ningsih Yuliati dalam sambutan pembukaan Acara Ziswaf di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Menurutnya, IsDF sebagai lembaga filantropi di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomitmen mengikuti regulasi yang berlaku serta membangun kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Dalam kegiatan tersebut, IsDF juga mengundang perwakilan Kementerian Agama guna menjajaki peluang kolaborasi program.
“Kami ingin melihat program-program pemerintah yang bisa dikerjakan bersama dengan lembaga amil zakat. Sinergi ini penting agar gerakan ZISWAF semakin kuat dan terarah,” pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rhio Prasetyo, Rabu (4/3).
Ia menambahkan, MUI memiliki jaringan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang tersebar hingga tingkat akar rumput. Melalui jaringan tersebut, program ZISWAF diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih tepat sasaran.
“Ormas-ormas memiliki basis grassroot yang kuat. Melalui jalur mereka, distribusi program IsDF bisa berjalan lebih efektif,” terangnya.
Lebih lanjut IsDF juga menekankan pentingnya program berkelanjutan yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mendorong transformasi sosial dan ekonomi. Visi besarnya adalah mendorong mustahik naik kelas menjadi muzaki melalui program pemberdayaan ekonomi, dukungan permodalan UMKM, beasiswa pendidikan, serta program sosial kemanusiaan.
Melalui penguatan ekosistem ZISWAF ini, IsDF-MUI berharap tata kelola filantropi Islam semakin solid, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat dalam jangka panjang.




