Top
Begin typing your search above and press return to search.

KAI Daop 6 Yogyakarta apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 dalam rangka memastikan kesiapan angkutan lebaran. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan di BPTT Yogyakarta dengan Pembina Apel EVP Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo yang dihadiri tak hanya jajaran KAI Group, tapi juga berbagai unsur stakeholder terkait.

KAI Daop 6 Yogyakarta apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026
X

Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 dalam rangka memastikan kesiapan angkutan lebaran. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan di BPTT Yogyakarta dengan Pembina Apel EVP Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo yang dihadiri tak hanya jajaran KAI Group, tapi juga berbagai unsur stakeholder terkait.

Bambang Respationo dalam amanatnya yang membacakan sambutan Direktur Utama KAI menyatakan bahwa Daop 6 Yogyakarta akan menyelenggarakan Posko Angkutan Lebaran 2026 mulai tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026 atau selama 18 hari. Masa Angkutan Lebaran 2026 sendiri telah berlangsung mulai 11 Maret 2026 sampai 1 April 2026 atau selama 22 hari.

Bambang menyampaikan, Angkutan Lebaran merupakan periode penting yang membutuhkan kesiapan dan perhatian penuh dari seluruh insan Daop 6 Yogyakarta.

“Kelancaran dan kesuksesan perjalanan kereta api berperan penting dalam mendukung mobilisasi masyarakat dalam masa Angkutan Lebaran. Oleh karena itu, keselamatan dan keandalan layanan kereta api sangat menentukan kelancaran transportasi nasional. KAI Daop 6 turut berperan besar untuk memastikan operasional berjalan dengan aman dan terkendali," ujarnya.

Bambang menambahkan, Angkutan Lebaran yang berlangsung dalam masa bulan Ramadan juga erat dengan makna kebersamaan dan solidaritas sehingga melekat tanggung jawab besar bagi KAI untuk menghadirkan pelayanan yang penuh kepedulian, sehingga kereta api dapat menjadi jembatan kebaikan, solidaritas, dan harapan.

Pada Angkutan Lebaran kali ini, seluruh aspek telah dipastikan siap dalam melayani para pelanggan yang akan melaksanakan mudik maupun balik Lebaran.

"Di aspek SDM, seluruh petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis siap mematuhi SOP. Para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan melayani pelanggan dengan sepenuh hati. KAI konsisten memberikan perhatian terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terutama di peak season seperti Lebaran," tambah Bambang.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa pada Angkutan Lebaran kali ini KAI Daop 6 menyiagakan 25 KA Jarak Jauh reguler dan 12 KA tambahan keberangkatan awal dari stasiun KAI Daop 6. Jumlah KA tambahan tersebut antara lain 5 KA Tambahan dari Stasiun Yogyakarta, 4 KA Tambahan dari Stasiun Solobalapan, 1 KA Tambahan dari Stasiun Lempuyangan, dan 2 Motis yang berangkat dari Stasiun Purwosari dan Lempuyangan.

Untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di periode Angkutan Lebaran ini, Daop 6 menambah 43 personel ekstra yang terdiri dari 32 petugas pemeriksa jalur ekstra, 8 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, dan 3 petugas pengawasan daerah khusus.

Adapun sebagai langkah peningkatan keamanan dan ketertiban (kamtib) dalam perjalanan kereta api, stasiun, dan jalur kereta api, KAI Daop 6 melakukan koordinasi kewilayahan dengan aparat setempat serta senantiasa meningkatkan pengamanan operasi pada daerah pengawasan kamtib. Daop 6 menyiapkan total 685 tenaga kamtib termasuk 52 petugas pengamanan esktra kolaborasi dengan TNI/Polri.

"Kami juga menyiagakan 125 petugas kebersihan ekstra, petugas Customer Services Mobile (CSM) sebanyak 28 personil yang siap membantu pelanggan, 35 petugas kesehatan serta posko kesehatan kita tersebar 6 pos kesehatan bekerjasama dengan rumah sakit mitra,” kata Feni.

Feni menambahkan, KAI Daop 6 telah memastikan keandalan sarana dan prasarana, bersama Kementerian Perhubungan serta melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian lokomotif dan kereta untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima dan siap memberikan layanan terbaik bagi pelanggan KAI.

Dari sisi fasilitas, KAI Daop 6 telah mempersiapkan dengan optimal mulai dari memasuki area stasiun, di atas kereta, hingga keluar area stasiun tujuan. Kebersihan area stasiun, ruang tunggu penumpang, toilet, serta kereta terus dijaga untuk memberikan kenyamanan kepada para pelanggan.

Sebagai upaya menyukseskan penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Daop 6 berkolaborasi dengan berbagai pihak meliputi Kementerian Perhubungan, Lintas BUMN, Pemerintah Daerah, Dinas-Dinas terkait, TNI, Polri, BMKG, Basarnas, Damkar, BNN, anggota komunitas pecinta kereta api, serta pihak-pihak lainnya.

"Dengan persiapan yang matang dari seluruh aspek tersebut, Angkutan Lebaran kereta api diharapkan dapat berjalan aman, sehat, selamat, lancar, terkendali,” pungkas Feni seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Jumat (13/3).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire