Kapolda Jabar tinjau kesiapan jalur alternatif fungsional Japel Selatan Dua
Kapolda Jawa Barat bersama Jasa Marga meninjau kesiapan jalur alternatif fungsional Japek Selatan Dua bisa dilintasi saat arus mudik dan balik lebaran 2026, Rabu (11/3/2026).

Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.
Kapolda Jawa Barat bersama Jasa Marga meninjau kesiapan jalur alternatif fungsional Japek Selatan Dua bisa dilintasi saat arus mudik dan balik lebaran 2026, Rabu (11/3/2026).
Ruas tol Japek Selatan Dua dengan panjang 52 Km ini, pengerjaannya belum rampung seratus persen, namun dipastikan efektif bisa mengurai kepadatan saat arus mudik dan balik nanti.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, saat di Jalur tol Japek Selatan Dua, Sadang Purwakarta, diberi penjelasan secara langsung oleh pihak Jasa Marga terkait kesiapan dan kondisi tol Jakpek Selatan Dua untuk fungsionalkan pada arus mudik dan balik lebaran.
Kapolda menjelaskan, tol Japek Selatan Dua yang membentang sepanjang 52 Km dari Sadang Purwakarta hingga wilayah Setu Kabupaten Bekasi merupakan jalur untuk mengurai kepadatan pada arus mudik dan balik lebaran 2026.
"Ada beberapa titik yang masih dalam pengerjaan, ditargetkan pengerjaan kontruksi jalan akan selesai 15 Maret nanti," kata Rudi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Kamis (12/3).
Menurut Rudi, pembukaan jalur fungsional ini akan dilakukan secara situasional terutama jika terjadi kepadatan kendaraan di tol Jakarta Cikampek di sekitar Km 66 yang menjadi titik penumpukan kendaraan khususnya pada arus balik.
Rudi, menyebutkan, terkait kesiapan pengamanan arus mudik dan balik lebaran 1447 H, bahwa Polda Jawa Barat fokus terhadap lima klaster pengamanan.
"Yakni, Jalur tol, Jalur Arteri khususnya di jalur Pantura serta titik penyebrangan seperti Bandara dan Pelabuhan," tandasnya.




