Kepala BP BUMN dorong modernisasi teknologi navigasi AirNav Indonesia
Dony Oskaria instruksikan percepatan adopsi teknologi navigasi udara untuk pastikan keselamatan penerbangan nasional di tengah pertumbuhan mobilitas masyarakat.

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra, menggelar rapat strategis dengan jajaran direksi AirNav Indonesia di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan sistem navigasi penerbangan nasional guna meningkatkan keselamatan, efisiensi operasional, serta kesiapan infrastruktur udara dalam menghadapi lonjakan lalu lintas penerbangan global.
Dony Oskaria menegaskan bahwa peran AirNav sangat vital sebagai tulang punggung keselamatan ruang udara nasional. Seiring meningkatnya mobilitas ekonomi, modernisasi sistem navigasi menjadi kebutuhan yang mendesak.
“Penguatan sistem navigasi berbasis teknologi menjadi langkah krusial untuk memastikan layanan penerbangan yang semakin aman, efisien, dan berstandar global,” ujar Dony Oskaria.
Dalam arahannya, BP BUMN menekankan beberapa poin utama untuk transformasi AirNav Indonesia:
*Adopsi Teknologi:
Meningkatkan akurasi pengelolaan lalu lintas udara (air traffic management).
*Optimalisasi Rute:
Menciptakan rute penerbangan yang lebih efisien guna mendukung ketepatan waktu (on-time performance).
*Standar Global:
Menyesuaikan layanan dengan perkembangan industri penerbangan internasional.
BP BUMN juga mendorong penguatan koordinasi antara AirNav dengan operator bandara, maskapai, dan regulator. Sinergi ini dinilai penting agar pengelolaan ruang udara nasional dapat mendukung konektivitas antarwilayah secara optimal.
Langkah transformasi ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam menghadirkan sistem penerbangan nasional yang modern, efisien, dan adaptif terhadap dinamika industri penerbangan masa depan.
Robby Hatibie/Rama




