Khofifah ajak warga manfaatkan Bus TransJatim perkuat mobilitas
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memanfaatkan Bus TransJatim guna memperkuat konektivitas dan mobilitas antarwilayah di Jatim saat menjajal langsung layanan transportasi publik tersebut bersama keluarga di Kabupaten Gresik.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memanfaatkan Bus TransJatim guna memperkuat konektivitas dan mobilitas antarwilayah di Jatim saat menjajal langsung layanan transportasi publik tersebut bersama keluarga di Kabupaten Gresik.
“Masyarakat yang ingin berwisata ke GUS, bisa menggunakan bus TransJatim koridor 3. Rute Gresik-Mojokerto. Perjalanan sekitar 40 menit menjadi pengalaman tersendiri sekaligus dukungan nyata pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Khofifah dalam keterangannya, Rabu.
Menurut dia, layanan Bus TransJatim yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dirancang tidak hanya untuk menunjang mobilitas harian masyarakat, tetapi juga menghubungkan antardaerah sekaligus menjangkau berbagai destinasi wisata di Jatim.
“Sejak awal Bus Trans Jatim, kami ingin melayani mobilitas masyarakat yang bekerja termasuk para siswa dan santri. Selain itu, menjangkau beberapa destinasi wisata yang ada di Jatim,” ujarnya.
Khofifah menilai kehadiran transportasi publik antarkabupaten dan kota seperti Bus TransJatim dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, menekan kemacetan, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Ia menyebutkan hingga saat ini telah beroperasi delapan koridor Bus TransJatim yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis di Jawa Timur, dengan potensi penambahan koridor baru seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Menurut Khofifah, pengembangan layanan Bus TransJatim juga mendapat perhatian daerah lain di luar Jawa Timur yang mulai mereplikasi konsep transportasi publik antardaerah yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Selain menjangkau lebih banyak wilayah, Khofifah menegaskan tarif Bus TransJatim tetap terjangkau bagi masyarakat. Untuk penumpang umum dikenakan tarif Rp5.000, sedangkan pelajar dan santri hanya Rp2.500.
Tidak hanya terjangkau dari sisi biaya, Bus TransJatim juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang berbasis digital yang mendukung keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Ia berharap masyarakat Jawa Timur semakin memanfaatkan Bus TransJatim bersama keluarga maupun dalam aktivitas sehari-hari, sehingga keberadaan transportasi publik tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian daerah.
“Saya mengajak masyarakat Jatim, manfaatkan bus TransJatim untuk memudahkan mobilitas bersama keluarga. Insya Allah Bus Trans Jatim akan terus mengkoneksikan antar daerah di Jawa Timur sekaligus melakukan berbagai inovasi di setiap launching koridor baru Bus Trans Jatim,” kata Khofifah.




