Livin' by Mandiri tumbuh pesat, pengguna melonjak
Analis nilai Livin’ jadi aplikasi finansial dengan pertumbuhan pengguna tercepat di Indonesia

Antara
Antara
Aplikasi super app Livin' by Mandiri dinilai menjadi salah satu platform keuangan dengan pertumbuhan pengguna tercepat di Indonesia.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menyebut keberhasilan digitalisasi ini turut mendorong peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) secara signifikan.
Selain itu, transformasi digital yang sukses juga membantu Bank Mandiri menekan rasio biaya terhadap pendapatan (Cost to Income Ratio/CIR), sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan mulai bersaing dengan Bank Central Asia.
Menurut Nafan, Bank Mandiri juga diuntungkan oleh ekosistem BUMN serta peran dalam konsolidasi aset negara melalui Danantara, yang berpotensi meningkatkan kebutuhan layanan perbankan korporasi seperti sindikasi kredit dan manajemen kas.
Ia menambahkan, prospek pertumbuhan ekonomi nasional, pembangunan infrastruktur, serta hilirisasi industri dan energi akan membuka peluang besar bagi penyaluran kredit korporasi.
Dari sisi investasi, saham Bank Mandiri dinilai tetap menarik dengan potensi dividen yield mencapai sekitar 8,80 persen, didukung peluang capital gain.
Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengungkapkan bahwa hingga Februari 2026, Livin’ mencatat lebih dari 738,7 juta transaksi sejak awal tahun atau tumbuh sekitar 28 persen secara tahunan.
Peningkatan ini didorong oleh semakin luasnya penggunaan layanan digital untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran tagihan, pembelian produk digital, hingga transfer dana antarindividu dan pelaku usaha.
Selain itu, penggunaan transaksi digital oleh merchant dan UMKM juga memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendukung aktivitas ekonomi yang lebih cepat, praktis, dan inklusif.
Sejalan dengan itu, pendapatan berbasis komisi Bank Mandiri dari platform digital, termasuk Livin’, mencapai Rp625 miliar atau tumbuh 45,3 persen secara tahunan.
Sementara platform wholesale Kopra by Mandiri mencatat pendapatan Rp421 miliar dengan pertumbuhan 29,3 persen YoY.




