Pemerintah pastikan harga ayam stabil menjelang Ramadhan
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga daging ayam ras tetap stabil dan terkendali menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga daging ayam ras tetap stabil dan terkendali menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda dalam keterangannya yang diterima di Istanbul, Turki, Jumat, mengatakan hasil pemantauan lapangan menunjukkan pasokan aman dan harga di tingkat pasar masih berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Agung mengatakan tim Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan telah melakukan inspeksi di Pasar Klender SS, dengan temuan harga ayam Rp35.000-38.000 per kilogram.
“Berdasarkan hasil tersebut, harga daging ayam di Pasar Klender SS masih berada di bawah HAP Rp40.000 per kilogram. Tercatat terdapat 27 pedagang ayam yang berjualan di lokasi tersebut. Para pedagang memperoleh pasokan dari rumah potong hewan unggas di kawasan Pulo Gadung,” ujar Agung.
“Sesuai arahan Menteri Pertanian, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, sehat, utuh, dan halal dengan harga yang terjangkau, sementara pedagang tetap mendapatkan margin yang wajar,” lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga ayam dan telur secara nasional.
“Stok pangan kita aman. Untuk dua bulan ke depan lebih dari cukup. Bahkan sampai Idulfitri, 11 sampai 12 bahan pokok tersedia dalam kondisi aman,” kata Mentan Amran usai mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2).
Pemerintah memastikan pemantauan intensif akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha hingga Idul Fitri untuk menjaga kelancaran distribusi, stabilitas harga, serta keterjangkauan pangan protein hewani bagi masyarakat.




