Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polri tanam jagung serentak di Papua seluas 11,18 hektare dukung pangan nasional

Polda Papua melaksanakan penanaman jagung serentak Kuartal I di enam Polres wilayah Papua yang dipusatkan di Kampung Numbungere, Desa Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (7/3/2026).

Polri tanam jagung serentak di Papua seluas 11,18 hektare dukung pangan nasional
X

Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Polda Papua melaksanakan penanaman jagung serentak Kuartal I di enam Polres wilayah Papua yang dipusatkan di Kampung Numbungere, Desa Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (7/3/2026).

Penanaman jagung ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia ini secara zoom yang dihadiri Kapolri dan untuk di Polda Papua, dan untuk dihadiri Wakapolda Papua Kombes Pol. Muhajir, pejabat utama Polda Papua serta unsur pemerintah daerah, Forkopimda Kabupaten Jayapura, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta kelompok tani dalam mendukung program penguatan ketahanan pangan di Papua.

Wakapolda Papua Kombes Pol. Muhajir membacakan sambutan Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin yang mengatakan, komitmen Polri untuk ikut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.

“Jagung yang kita tanam ini merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting bagi masyarakat, dan tidak hanya sebagai bahan pangan tetapi juga sebagai bahan baku utama pakan ternak. Program ketahanan pangan nasional terus didorong dengan mengoptimalkan lahan produktif melalui penanaman komoditas strategis seperti jagung,” kata Wakapolda.

Dikatakan dia, untuk wilayah hukum Polda Papua, dari total 21 Polres dan Polresta yang ada, terdapat enam Polres yang telah memenuhi syarat verifikasi pembukaan lahan dengan total luas mencapai sekitar 123 hektare. Enam Polres tersebut yakni Polresta Jayapura Kota seluas 3,5 hektare, Polres Jayapura 23 hektare, Polres Merauke 27,5 hektare, Polres Keerom 60 hektare, Polres Jayawijaya 8,9 hektare, serta Polres Waropen seluas 3,15 hektare.

“Dari total lahan tersebut, luas lahan yang telah ditanami oleh enam Polres di wilayah hukum Polda Papua tercatat mencapai sekitar 46,94 hektare,” ujarnya.

Wakapolda menyampaikan, hasil panen jagung pada Kuartal I tahun 2026 yang berlangsung sejak Januari hingga Maret mencapai 50,65 ton pipilan kering. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45,94 ton telah terserap oleh Perum Bulog dengan kadar air sebesar 14 persen.

Pada kegiatan penanaman jagung serentak ini, enam Polres turut mengambil bagian di wilayah masing-masing. Polres Merauke melakukan penanaman di Kampung Sidomulyo, Distrik Semangga seluas satu hektare. Polres Jayapura menanam jagung seluas empat hektare di Kampung Numbungere, Distrik Waibu.

Selanjutnya Polres Waropen menanam jagung di Kampung Ebutai, Distrik Masirei seluas satu hektare, Polres Keerom di Kampung Sanggaraya seluas tiga hektare, Polres Jayawijaya di Jalan Trans Wamena–Lanny Jaya, Distrik Asolokobal seluas dua hektare. Sedangkan Polresta Jayapura Kota melakukan penanaman di wilayah Koya Barat seluas 0,18 hektare.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ada kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan produksi pangan di Provinsi Papua,” kata Wakapolda.

Wakapolda mengungkapkan, penanaman jagung ini hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional di Papua.

Ditempat yang sama Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Hengky Pramudya menyampaikan, penanaman jagung dilaksanakan secara serentak yang di pusatkan di Polda Sumatra Selatan yang dihadiri Kapolri. Khusus wilayah Papua jagung yang ditanam seluas dari enam polres atau kabupaten seluas 11.18 hektare.

“Pada kuartal II bulan April direncanakan panen raya secara serentak. Untuk hasil panen jagung dari kuartal satu sampai kuartal empat tahun 2025, hasilnya 45,18 ton, dan telah diserap Bulog dari enam kabupaten,” kata Karo SDM.

Dalam penanaman jagung ini, Polda Papua juga melibatkan masyarakat kelompok petani sebanyak 18 kelompok tani dengan jumlah yang bervariasi. “Kita berharap hasil panen jagung ini terus bertambah yang terus akan berkenlanjutan,” ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Senin (9/3).

Usai penanaman jagung dilakukan buka puasa bersama dengan masyarakat yang ada di lokasi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire