Prabowo dan Ray Dalio bahas prospek ekonomi dan penguatan Danantara
Presiden Prabowo Subianto dan Penasihat Danantara sekaligus tokoh keuangan internasional Ray Dalio membahas prospek ekonomi Indonesia serta optimalisasi dan penguatan peran Danantara sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Presiden Prabowo Subianto dan Penasihat Danantara sekaligus tokoh keuangan internasional Ray Dalio membahas prospek ekonomi Indonesia serta optimalisasi dan penguatan peran Danantara sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan antara Prabowo dan Ray Dalio di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat siang.
"Pertemuan tersebut membahas prospek ekonomi Indonesia, serta optimalisasi dan penguatan peran Danantara sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia," demikian disampaikan dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet) Jumat.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas upaya optimalisasi Danantara sebagai badan pengelola investasi strategis nasional, termasuk penguatan perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Danantara sebagai badan pengelola investasi strategis Indonesia yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025 untuk mengoptimalkan aset negara, mengelola BUMN strategis, bertindak sebagai Sovereign Wealth Fund.
Danantara juga terus bekerja sama dengan mitra strategis untuk meningkatkan kepercayaan dan kekuatan Danantara di mata internasional.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Ditemui usai pertemuan tersebut, Purbaya mengatakan pertemuan Prabowo dan Ray Dalio membahas upaya untuk mendorong masuknya investor asing ke Indonesia.
"Dia sedang membantu kita untuk mengundang investor asing dengan beberapa proposal yang dia punya tadi ya. Nanti kita lihat kita akan percepat untuk dipastikan berjalan," kata Purbaya.
Dia mengatakan Ray Dalio akan membantu mempromosikan Indonesia ke luar negeri serta membawa sejumlah proposal untuk menarik minat investor.
Proposal tersebut nantinya akan segera ditindaklanjuti agar proyek-proyek yang diusulkan dapat segera direalisasikan.
Purbaya juga menyampaikan dirinya turut menyoroti apabila terdapat proyek-proyek yang berjalan lambat. Dia menyebut pihaknya akan menangani hambatan tersebut untuk mempercepat penyelesaian dalam waktu singkat.
Dalam pertemuan itu, terdapat sejumlah masukan terkait proyek yang dinilai mampu mendorong pergerakan ekonomi nasional lebih cepat, antara lain proyek di sektor energi dan kawasan ekonomi khusus.
Pada sektor energi, Purbaya menyebut proyek yang dibahas diindikasikan berkaitan dengan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
Dia juga mengungkapkan adanya proyek yang melibatkan investor dari Singapura dan dalam negeri yang didorong untuk dipercepat pelaksanaannya. Namun, kata dia, rincian proyek tersebut belum disampaikan secara detail.
Dalam pembahasan kawasan ekonomi, Purbaya mengatakan terdapat rencana penambahan satu kawasan ekonomi khusus (KEK) guna meningkatkan daya tarik investasi.




