Prabowo siapkan strategi “lepas landas” ekonomi 2026
Presiden Prabowo Subianto mempersiapkan strategi "lepas landas" ekonomi nasional melalui agenda Indonesia Economic Outlook 2026 di Auditorium Wisma Danantara, Jakarta, Jumat.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Presiden Prabowo Subianto mempersiapkan strategi "lepas landas" ekonomi nasional melalui agenda Indonesia Economic Outlook 2026 di Auditorium Wisma Danantara, Jakarta, Jumat.
Dalam pengantar pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajarannya pada tahun pertama pemerintahannya.
"Semua pencapaian kita yang kita harus bangga adalah hasil kerja keras seluruh tim yang saya pimpin. Jadi, saudara-saudara di hadapan seluruh rakyat Indonesia, saya katakan memang tim saya adalah menurut pendapat saya, menurut keyakinan saya, karena saya pengguna, saya melihat langsung dari dekat, mereka sungguh-sungguh adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia," ucap Prabowo.
Dalam forum strategis untuk menyelaraskan visi dan langkah dalam arah kebijakan ekonomi nasional 2026 itu, Kepala Negara menyatakan telah banyak pencapaian yang menjadi suatu prestasi yang patut untuk dibanggakan dalam satu tahun terakhir.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam laporannya menyampaikan pencapaian pemerintah di bidang perekonomian.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia secara year-on-year, menurut Airlangga, tumbuh sebesar 5,11 persen dengan didukung konsumsi rumah tangga yang tumbuh kuat sebesar 4,98 persen.
"Ini mencerminkan stimulus ekonomi yang tepat sasaran, stabilitas harga, serta peningkatan mobilitas akibat daripada hari besar Nataru dan aktivitas ekonomi masyarakat," kata Menko Perekonomian.
Tahun 2026, Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4 persen dengan potensi hingga 5,6 persen.
"Seperti pesawat, kita pernah mau take off di tahun 98, tetapi ada gangguan internasional. Nah sekarang kita akan take off dalam dua tahun ke depan. Tentu mesin produksi, baik itu belanja pemerintah maupun investasi pelaku usaha dan Danantara ini, menjadi engine yang harus bergerak secara harmonis," katanya.
Turut hadir dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, yakni para duta besar negara sahabat, para menteri Kabinet Merah Putih, para ekonom, dan akademisi.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga optimisme ekonomi nasional melalui kebijakan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang.
Pemerintah menyatakan momentum saat ini sebagai titik penting untuk memperkuat daya saing nasional, meningkatkan investasi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.




