Rupiah menguat dipengaruhi sentimen global yang relatif kondusif
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa, bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.768 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.

Sumber foto: Antara/elshinta.com
Sumber foto: Antara/elshinta.com
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa, bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.768 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi sentimen global yang relatif kondusif.
“Penguatan rupiah hari ini lebih mencerminkan respons terhadap sentimen global yang relatif kondusif,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Taufan menerangkan bahwa pergerakan rupiah masih sejalan dengan arah dolar AS dan sentimen risiko pasar keuangan internasional.
Dolar yang melemah dan selera risiko pelaku pasar yang membaik turut memberi ruang bagi mata uang emering markets untuk menguat, termasuk rupiah.
Kendati demikian, penguatan tersebut masih terbatas seiring pasar tetap berhati -ati terhadap ketidakpastian kebijakan moneter global dan rilis data ekonomi AS yang berpotensi memicu volatilitas.
Melihat sentimen domestik, lanjutnya, pasar mencermati faktor kebijakan dan persepsi terhadap kredibilitas otoritas moneter.
Penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) turut menjadi perhatian, kata dia, namun dampaknya cenderung bersifat psikologis dan jangka pendek.
“Pelaku pasar valuta umumnya lebih menimbang isu independensi bank sentral dan konsistensi kebijakan stabilisasi nilai tukar dibandingkan figur personal,” ungkap Taufan.
Karena itu, selain pengaruh sentimen global yang kondusif, penguatan rupiah juga cermin dari keyakinan pasar terhadap BI yang tetap menjaga stabilitas, bukan semata akibat perubahan jabatan di internal bank sentral.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini justru bergerak melemah ke level Rp16.801 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.779 per dolar AS.




