Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sidak Pasar Baru Kudus: Mendag pastikan harga dan stok kebutuhan masyarakat aman

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso memantau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Kudus, Kamis (12/3). Inspeksi mendadak ini dilakukan guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan pasokan pangan aman menjelang Hari Raya Idul fitri.

Sidak Pasar Baru Kudus: Mendag pastikan harga dan stok kebutuhan masyarakat aman
X

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso memantau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Kudus, Kamis (12/3). Inspeksi mendadak ini dilakukan guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan pasokan pangan aman menjelang Hari Raya Idul fitri.

Menteri Perdagangan yang didampingi bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyusuri lorong-lorong pasar. Mendag menyempatkan diri berdialog langsung dengan pedagang, serta menanyakan harga berbagai komoditas pokok seperti daging sapi, ayam, beras, minyak goreng, hingga telur ayam.

Kepada salah satu pedagang daging ia menanyakan harga daging baik itu daging sapi maupun ayam.

Rina, pedagang daging, mengatakan, harga daging sapi dan kerbau saat ini masih berada di kisaran Rp130 ribu untuk daging sapi sedangkan daging kerbau 145 ribu per kilogram, meskipun pasokan daging sapi mulai terasa lebih terbatas.

“Alhamdulillah masih standar Rp140 ribu untuk daging kerbau dan sapi hanya ada kebaikan sedikit wajar jelang lebaran,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (12/3).

Ia menyebut harga daging mulai mengalami kenaikan sejak awal tahun dan merangkak lagi minggu kedua puasa. Kendati demikian, pedagang berharap pasokan tetap terjaga menjelang Lebaran agar tidak semakin menekan daya beli masyarakat.

Senada, Susi pedagang daging ayam pedaging menurutnya saat ini harga ayam masih wajar dari sebelum puasa Rp38 ribu per kilogram, jelang lebaran yang tinggal beberapa hari lagi naik Rp2000,- jadi harganya Rp40 ribu.

pedagang di lapak sayur yang sempat ditanyai juga menyebut harga cabai rawit merah saat ini sekitar Rp30.000 per kilogram. Sementara cabai rawit setan sekitar Rp40.000 per kilogram.

Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tercantum dalam papan informasi stabilisasi harga di pasar. Dalam daftar tersebut, harga acuan cabai rawit merah berada pada kisaran Rp40.000 hingga Rp57.000 per kilogram.

Sejumlah komoditas lain juga tercantum dalam daftar harga acuan pemerintah, antara lain beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, beras SPHP Rp12.500 per kilogram, minyak goreng merk Minyakita Rp15.700 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta telur ayam ras Rp30.000 per kilogram.

Mendag mengatakan, pemantauan pasar dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta kecukupan pasokan bahan pokok menjelang Hari Raya.

“Pemantauan ini kami lakukan terutama menjelang Lebaran untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan mencukupi, sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan tenang,” ujarnya..

Busan sapaan akrabnya menjelaskan, pemerintah memantau perkembangan harga bahan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga di ratusan pasar di seluruh Indonesia.

Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau pergerakan harga di sekitar 550 titik pasar yang tersebar di lebih dari 500 kabupaten maupun kota.

“Melalui aplikasi itu kita bisa melihat perkembangan harga setiap hari. Ketika ada kenaikan harga, ada levelnya dan kita bisa langsung menentukan langkah intervensi,” imbuhnya.

Ditambahkan pengecekan langsung ke pasar tetap penting dilakukan untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan barang secara nyata di lapangan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, pemerintah provinsi terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Ia menegaskan pemerintah daerah siap melakukan intervensi apabila terjadi lonjakan harga komoditas.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire