UPZ KPK salurkan bantuan untuk penyintas banjir Sumatera melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp80 juta dan masih akan terus bertambah, untuk mendukung penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp80 juta dan masih akan terus bertambah, untuk mendukung penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto dan diterima langsung Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (7/1/2026), serta turut disaksikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Ketua Dewan Pengawas KPK Gusrizal, beserta jajarannya.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KPK yang menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.
“Kebutuhan di Sumatra saat ini sangat luar biasa. Oleh karena itu, apa yang diberikan oleh KPK akan sangat membantu saudara-saudara kita yang berada di Sumatra,” ujar Kiai Noor.
"Sebelumnya, kami juga telah mendirikan sebanyak 117 posko di Sumatra yang hingga saat ini masih terus beroperasi. Dari jumlah tersebut, 53 posko efektif berfungsi sebagai dapur umum dan layanan kesehatan. Hingga saat ini, dari hari pertama sampai sekarang, kami telah menyalurkan lebih dari tiga juta porsi makanan melalui dapur umum tersebut," kata Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS saat ini memasuki fase pemulihan dengan fokus pada tiga program utama, yakni Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, dan Kembali ke Rumah bagi masyarakat terdampak bencana. "Ketiga program tersebut dirancang untuk memulihkan layanan dasar, menggerakkan kembali aktivitas ekonomi, serta menyediakan hunian layak bagi masyarakat terdampak," ujarnya.
Pada program Kembali ke Sekolah, jelas Kiai Noor, BAZNAS telah penyediaan sekitar 20 ribu set seragam sekolah bagi anak-anak terdampak bencana, lengkap dengan sepatu, topi, dan tas. “Kami ingin memastikan anak-anak dapat segera kembali belajar dengan layak,” katanya.
"Adapun program Kembali ke Kerja diarahkan untuk membantu pelaku UMKM agar dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi. Sementara, pada program Kembali ke Rumah, BAZNAS menyiapkan bantuan hunian tetap dengan target sekitar 360 unit rumah di tiga provinsi terdampak bencana, masing-masing senilai Rp75 juta," ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menegaskan, langkah yang dilakukan BAZNAS untuk membantu Sumatra merupakan bagian dari sinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak. “Oleh karena itu, dukungan dari KPK ini sangat berarti dan diharapkan dapat menjadi pemicu bagi semakin banyaknya bantuan dari berbagai pihak. Ini juga insya Allah menjadi amal jariah. Amal jariah itu tidak hanya berupa uang, tetapi juga kebijakan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto, menyampaikan, duka mendalam atas musibah bencana yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatra. Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan keikhlasan seluruh pegawai KPK terhadap masyarakat terdampak bencana.
Meski nilainya terbatas, Setyo berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas yang tengah berada dalam kondisi sulit. Ia juga menegaskan, KPK mempercayakan penyaluran donasi kemanusiaan tersebut kepada BAZNAS agar dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
"Kami melihat track record BAZNAS yang baik, baik secara kelembagaan maupun dalam kapasitasnya sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dan pengalaman dalam menyalurkan dana zakat dan bantuan sosial. Dengan pertimbangan tersebut, kami menyalurkan bantuan ini melalui BAZNAS," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengatakan, KPK tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir bersama masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian sosial, khususnya dalam situasi kebencanaan.
Ia pun mengapresiasi seluruh pihak, termasuk BAZNAS, yang telah berkontribusi dalam upaya kemanusiaan tersebut. “KPK hadir untuk saling peduli dan saling menyayangi, termasuk melalui bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” kata Ibnu Basuki.




