Top
Begin typing your search above and press return to search.

Warga Yogyakarta kini bisa tukarkan jelantah jadi uang

Kabar gembira bagi warga di Yogyakarta yang mempunyai minyak jelantah untuk ditukarkan menjadi uang. Karena PT Pertamina Patra Niaga secara resmi meluncurkan MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box di 10 titik wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Peluncuran ini bersamaan dengan peresmian Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, Yogyakarta, Rabu (18/2).

Warga Yogyakarta kini bisa tukarkan jelantah jadi uang
X

Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Kabar gembira bagi warga di Yogyakarta yang mempunyai minyak jelantah untuk ditukarkan menjadi uang. Karena PT Pertamina Patra Niaga secara resmi meluncurkan MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box di 10 titik wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Peluncuran ini bersamaan dengan peresmian Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, Yogyakarta, Rabu (18/2).

Bersama PT Noovoleum Indonesia Investama sebagai mitra dalam pengumpulan minyak jelantah, program ini merupakan inisiatif pengumpulan minyak jelantah yang dapat ditukar menjadi saldo Rupiah yang terhubung dengan MyPertamina, dengan nilai mulai dari Rp5.500 untuk setiap 1 liter minyak jelantah.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bertanggung jawab.

"Melanjutkan success story di kota Semarang, kami lanjutkan penempatan U-Collect di Yogyakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujar Taufiq.

Program U-Collect di Semarang sudah berjalan selama 6 bulan dengan total jelantah terkumpul 143.545 liter dengan jumlah rupiah yang terkonversi dari jelantah sebesar 796 Juta Rupiah. Launching MyPertamina ucollect Box dilakukan serentak di 10 lokasi, yaitu:

1. SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan – Kec. Gondokusuman

2. Masjid Jogokaryan – Kota Yogyakarta

3. SPBU 44.552.04 Maguwo – Kab. Sleman

4. SPBU 44.551.01 Dukuh – Kota Yogyakarta

5. SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto – Kec. Tegalrejo

6. SPBU 44.552.08 Monjali – Kab. Sleman

7. SPBU 44.551.18 Piramid – Kab. Bantul

8. SPBU 44.555.35 UII – Kab. Sleman

9. SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto – Kab. Sleman

10. SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati – Kab. Sleman

“Lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan pertimbangan pemukiman, kepadatan penduduk, kedekatan dengan pasar dan resto dan harapannya dapat menjangkau seluruh masyarakat Yogyakarta dari berbagai penjuru,” tambahnya.

Masyarakat dapat berpartisipasi pada program ini dengan cara mudah yakni melalui aplikasi MyPertamina, pilih menu Sustainability Corner, lalu klik opsi ubah minyak jelantah jadi rupiah, scan barcode yang muncul dan masukkan minyak jelantah ke dalam box. Mesin akan melakukan perhitungan dan saldo secara otomatis akan masuk ke aplikasi MyPertamina.

“Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem,” tambah Taufiq.

Salah satu pengguna program MyPertamina ucollect, Ricca Pricillia (31), warga Jogokariyan sekaligus salah satu pedagang di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas ini.

“Biasanya minyak bekas hanya dibuang, sekarang bisa ditukar jadi Rupiah. Prosesnya juga mudah, cukup lewat aplikasi lalu setor di MyPertamina ucollect Box. Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Senin (23/2).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire