Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kapolres Rembang ajak masyarakat jaga kondusivitas selama Ramadan

Kapolres Rembang, AKBP Mohammad Faisal Pratama menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Ramadan agar warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk di wilayah Kabupaten Rembang.

Kapolres Rembang ajak masyarakat jaga kondusivitas selama Ramadan
X

Sumber foto: A Muhtarom/elshinta.com.

Kapolres Rembang, AKBP Mohammad Faisal Pratama menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Ramadan agar warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk di wilayah Kabupaten Rembang.

“Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang, nyaman, dan khusyuk. Karena itu situasi kamtibmas harus kita jaga bersama,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Faisal menegaskan, stabilitas keamanan di bulan suci menjadi prioritas jajaran kepolisian. Ia menilai, kunci utama menjaga kondusivitas daerah terletak pada komunikasi yang kuat serta sinergi semua pihak.

“Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kondusivitas itu tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kondusif berarti situasi yang adem, ayem, tentrem. Itu yang menjadi harapan bersama,” tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Muhtarom, Rabu (18/2).

Kapolres menjelaskan, jajaran Polres Rembang mengedepankan langkah adaptif dan proaktif melalui upaya pencegahan sebelum persoalan berkembang menjadi konflik sosial.

“Pencegahan sebelum masalah terjadi itu penting. Ini membutuhkan peran serta semua pihak. Jangan sampai ada komunikasi yang terputus,” tegasnya.

Ia mengibaratkan peran kepolisian sebagai jembatan yang menghubungkan keresahan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Kalau kita ibaratkan jembatan, maka harus bisa dilalui kedua sisi. Kami menjembatani aspirasi masyarakat dan kemampuan pemerintah daerah dalam menjawab persoalan yang ada,” jelas Faisal.

Selain membangun komunikasi eksternal dengan seluruh elemen masyarakat dan tokoh daerah, ia juga menekankan pentingnya komunikasi internal di tubuh kepolisian untuk mengetahui dinamika serta kendala di lapangan.

“Kami tidak hanya menerima masukan dari masyarakat, tapi juga dari anggota. Mereka menghadapi kesulitan apa, kendala apa, sehingga perintah pimpinan bisa atau tidak berjalan maksimal. Itu juga harus kami evaluasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Faisal menambahkan semangat pelayanan jajarannya berpedoman pada jargon Handal, Humanis, Adaptif, dan Melayani yang menjadi prinsip kerja dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, arus informasi dari internal maupun eksternal menjadi indikator untuk mengukur optimal tidaknya pelaksanaan tugas menjaga kondusivitas. Jika ditemukan hambatan, solusi akan dicari bersama.

“Intinya komunikasi. Kalau komunikasi berjalan baik, baik secara internal maupun eksternal, maka upaya menjaga kamtibmas bisa maksimal. Harapannya tentu Rembang tetap menjadi daerah yang aman dan kondusif, terlebih selama Ramadan,” pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire