Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polda Metro Jaya berkomitmen atasi persoalan lalu lintas pada 2026

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berkomitmen mengatasi persoalan yang terjadi dalam berlalu lintas di Jakarta pada 2026.

Polda Metro Jaya berkomitmen atasi persoalan lalu lintas pada 2026
X

Arsip Foto - Sejumlah anggota Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi dengan pengeras suara terkait keselamatan dalam berlalu lintas di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (5/3/2024). (ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya).

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berkomitmen mengatasi persoalan yang terjadi dalam berlalu lintas di Jakarta pada 2026.

"Mandala Quick Response (MQR) yang coba kami bangun untuk bisa menghadirkan personel-personel Polri pada titik-titik yang memang saat itu membutuhkan penanganan segera," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan dengan konsep MQR, pihaknya akan memantau ruas-ruas jalan yang memang pada saat itu terjadi kepadatan.

"Sehingga kami bisa dengan cepat menggeser personel-personel kami ke titik-titik yang memang membutuhkan penanganan segera, termasuk juga didalamnya kecepatan dalam penanganan titik-titik ataupun ruas-ruas jalan yang terhambat karena faktor alam, seperti banjir dan lain sebagainya," ujar Komarudin.

MQR, kata dia, mendukung kinerja personel di lapangan, mulai dari pelaporan kegiatan, pemantauan patroli, hingga terkait fungsi kamera dashboard atau dashboard camera (dashcam) pada seluruh kendaraan yang berpatroli.

"Saat 47 mobil ambulans dari Dinas Kesehatan sudah bergabung dengan MQR, kita juga bisa ikut membantu kecepatan layanan masyarakat yang membutuhkan ambulans," tutur Komarudin.

Menurut dia, MQR dapat mengetahui keberadaan atau posisi anggota Dinas Kesehatan ataupun ambulans yang sedang berada di lapangan sehingga lebih cepat dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Dia menambahkan pemanfaatan MQR juga terbukti mampu mengurai kemacetan, seperti di beberapa titik jalan Tol Dalam Kota maupun Tol Jagorawi yang sebelumnya padat, kini lebih cepat dilakukan penguraian.

"Jalanan Jakarta yang biasa mengalami kepadatan kalau dalam cuaca bagus bisa terurai di pukul 21.30 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Dengan aplikasi ini, kita menggeser personel ke titik-titik yang membutuhkan penanganan, bisa satu jam lebih cepat untuk masyarakat ke rumah masing-masing, sehingga Jakarta bisa kita urai di pukul 20.30 WIB sampai dengan 21.30 WIB," terang Komarudin.

Di sisi lain, dia menuturkan terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan berbagai upaya peningkatan layanan.

"Penambahan gerai, kemudian juga E-BPKB yang saat ini sedang kita gencarkan kepada masyarakat, yang tentunya layanan-layanan ini terus kita lakukan, kita evaluasi, kami perbaiki dalam rangka peningkatan layanan kami kepada masyarakat," ungkap Komarudin.

Selanjutnya, sambung dia, beragam upaya juga dilakukan terkait fenomena tingkat fatalitas korban kecelakaan di beberapa ruas jalan yang memang padat, ditambah lintasan aktivitas kendaraan-kendaraan berat dan tidak jarang mengakibatkan korban fatalitas yang cukup tinggi.

"Baru-baru ini, kami bekerja sama juga dengan Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), yang saat ini kembali kita ingatkan, sehingga kecepatan dalam penanganan korban di TKP (tempat kejadian perkara) bisa menurunkan tingkat fatalitas," jelas Komarudin.

Lebih jauh, Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendengar, dan melayani dalam rangka menciptakan kondisi jalan yang lebih aman demi Jakarta Raya yang lebih berbudaya dan Indonesia yang lebih maju.

"Kami sadar bahwa kami memang belum sempurna, tapi Insya Allah, kami terus berupaya untuk menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucap Komarudin.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire