Top
Begin typing your search above and press return to search.

Prajurit Satgas Yonif 732/Banau tunaikan tugas di perbatasan RI–PNG

Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Yonif 732/Banau telah menunaikan tugas di perbatasan RI–Papua Nugini (PNG) dengan berhasil menjaga stabilitas keamanan di daerah perbatasan, serta membawa nama baik satuan dan TNI Angkatan Darat.

Prajurit Satgas Yonif 732/Banau tunaikan tugas di perbatasan RI–PNG
X

Komandan Korem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin saat memimpin langsung upacara penerimaan Satuan Tugas (Satgas) Mobile RI–PNG Yonif 732/Banau yang telah menyelesaikan tugas pengamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini, di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Sabtu (21/3/2026). Antara/Abdul Fatah.

Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Yonif 732/Banau telah menunaikan tugas di perbatasan RI–Papua Nugini (PNG) dengan berhasil menjaga stabilitas keamanan di daerah perbatasan, serta membawa nama baik satuan dan TNI Angkatan Darat.

“Keberhasilan yang telah kalian capai merupakan wujud nyata profesionalisme prajurit dalam mengemban tugas negara. Hal ini tidak hanya membanggakan satuan, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Maluku Utara,” kata Komandan Korem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin usai memimpin langsung upacara penerimaan ratusan personel Satuan Tugas (Satgas) Mobile RI–PNG Yonif 732/Banau yang telah menyelesaikan tugas pengamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini, Sabtu.

Upacara tersebut berlangsung khidmat di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Sabtu, dengan suasana penuh haru dan kebanggaan.

Kedatangan para prajurit disambut hangat oleh jajaran Korem 152/Baabullah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malut, Forkopimda Kota Ternate, serta keluarga besar prajurit yang telah lama menantikan kepulangan mereka. Masyarakat yang turut hadir juga memberikan apresiasi atas pengabdian para prajurit yang telah menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.

Upacara penerimaan ini menjadi simbol penghormatan dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa pamrih prajurit Yonif 732/Banau selama menjalankan tugas negara.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Enoh Solehudin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel satgas.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata profesionalisme prajurit dalam mengemban tugas negara.

Lebih lanjut, Danrem mengingatkan para prajurit agar tetap menjaga disiplin serta terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada sang pencipta.

Ia juga menekankan pentingnya proses adaptasi kembali ke lingkungan satuan maupun keluarga setelah menjalankan tugas operasi dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, Danrem berharap pengalaman yang diperoleh selama bertugas di wilayah perbatasan dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kualitas dan kesiapsiagaan prajurit menghadapi tugas-tugas ke depan yang semakin kompleks.

Upacara tersebut turut dihadiri perwakilan Kesultanan Ternate, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 152 beserta pengurus, serta para pejabat utama Korem 152/Baabullah. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi para prajurit yang telah kembali dari medan tugas.

Momentum paling mengharukan terlihat saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga mereka. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai pertemuan tersebut, mencerminkan kerinduan yang terobati setelah berbulan-bulan terpisah demi menjalankan tugas negara.

Dengan berakhirnya penugasan Satgas Mobile RI–PNG Yonif 732/Banau ini, diharapkan seluruh prajurit dapat terus meningkatkan profesionalisme, menjaga semangat pengabdian, serta senantiasa siap menjalankan tugas-tugas berikutnya dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire