BNN tegaskan penguatan pengawasan pintu masuk negara secara terpadu

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kanan) saat meninjau tiga pelabuhan strategis yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (17/1/2026). (ANTARA/HO-BNN RI)
Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kanan) saat meninjau tiga pelabuhan strategis yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (17/1/2026). (ANTARA/HO-BNN RI)
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan penguatan pengawasan di berbagai pintu masuk negara harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, khususnya di pelabuhan internasional.
Saat meninjau tiga pelabuhan strategis yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (17/1), Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan pelabuhan internasional merupakan titik krusial yang rawan dimanfaatkan oleh jaringan sindikat narkotika sebagai jalur masuk dan transit peredaran gelap narkotika ke wilayah Indonesia.
"Sinergi yang solid antara BNN, aparat penegak hukum, pengelola pelabuhan serta instansi terkait lainnya menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan," ujar Komjen Pol. Suyudi seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (23/1).
Selain itu, Suyudi juga mengingatkan pentingnya deteksi dini dan pertukaran informasi yang cepat serta akurat guna mengantisipasi berbagai modus operandi penyelundupan narkotika yang terus berkembang.
Ia meminta seluruh pihak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika untuk beroperasi.
Maka dari itu melalui peninjauan pelabuhan, ia mengharapkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di wilayah Kepulauan Riau, dapat semakin optimal dalam melindungi masyarakat serta menjaga kedaulatan negara dari ancaman narkotika lintas negara.
P4GN merupakan sebuah program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia, dikoordinasikan oleh BNN untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkoba.
Kepala BNN RI melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Internasional Batam Center, dan Pelabuhan Harbour Bay.
Kegiatan dilakukan dalam rangka memperkuat pengawasan dan kewaspadaan terhadap potensi peredaran gelap narkotika lintas negara melalui jalur laut.
Dalam peninjauan tersebut, dia melihat kesiapan sarana dan prasarana pengamanan, sistem pengawasan penumpang dan barang, serta pola koordinasi antarinstansi yang bertugas di pelabuhan.




