Top
Begin typing your search above and press return to search.

Mahasiswa dan milenial apresiasi strategi baru BNN selamatkan generasi muda

Di era Presiden Prabowo Subianto, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia di bawah kepemimpinan Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.

Mahasiswa dan milenial apresiasi strategi baru BNN selamatkan generasi muda
X

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat BNN Goes To School Wujudkan Sekolah Bersinar di SMP Negeri 70 Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/12).

Jakarta - Di era Presiden Prabowo Subianto, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia di bawah kepemimpinan Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, perang narkoba kini tidak lagi semata mengandalkan penindakan hukum.

Dalam hal ini BNN RI menempatkan penyelamatan generasi muda sebagai inti kebijakan nasional dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks dan terorganisir.

Menurut Komjen Suyudi, tujuan utamanya adalah untuk memastikan anak dan remaja harus bisa menjauhi hingga menolak penyalahgunaan narkoba, demi memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan.

“Perang melawan narkoba, tidak hanya menangkap bandar, utamanya dengan menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus ke jaringan narkoba,” tegas Komjen Suyudi, Minggu (3/1/2026).

Transformasi besar yang dilakukan BNN RI di era Presiden Prabowo ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Aliansi Mahasiswa dan Millenial untuk Indonesia (AMMI) yang menilai, perubahan paradigma tersebut merupakan langkah strategis yang menjawab tantangan nyata peredaran narkoba yang kian menyasar anak millenial dan Gen Z.

“Pendekatan humanis yang dikedepankan BNN pada Era Presiden Prabowo ini merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Koordinator AMMI, Nurkhasanah dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Senin (05/01/2026).

Kata Nurkhasanah, dengan menempatkan pencegahan, edukasi, serta penguatan ketahanan keluarga dan lingkungan sebagai fokus utama, BNN RI dinilai telah mengambil posisi yang tepat untuk melindungi masa depan generasi bangsa.

“Upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga pada stabilitas sosial, ketahanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Nurkhasanah menambahkan, AMMI siap mendukung langkah BNN RI melalui peran aktif mahasiswa dan millenial sebagai agen edukasi dan penggerak kesadaran di lingkungan kampus maupun masyarakat.

“Kami percaya kolaborasi antara negara dan generasi muda adalah kunci utama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Indonesia,” pungkasnya.

Nurkhasanah juga menilai pendekatan kemanusiaan yang dilakukan BNN saat ini tidak menafikan penindakan hukum terhadap para bandar narkoba.

Sebelumnya diberitakan, BNN menangkap buronan internasional sekaligus gembong narkoba, dalam kasus penyelundupan sabu 2 ton senilai Rp5 triliun PA alias Dewi Astutik yang berasal dari Indonesia, di Kamboja, Senin (1/12/2025).

Kemudian, BNN RI yang bekerja sama dengan Polri menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara usai penggerebekan pertama yang dilakukan pada Rabu (5/11).

Dalam penggerebekan kedua pada Jumat (7/11), BNN menyita total 89 kilogram sabu, hingga puluhan senjata api laras panjang dan pendek. BNN juga menggerebek para pengedar narkoba di Kampung Berlan Matraman . “Namun kami mencatat langkah positif yang dilakukan setelah itu adalah BNN berdayakan ekonomi warga di Kampung tersebut," lanjut Nurkhasanah .

Selain itu, AMMI juga apresiasi kegiatan BNN RI - bersama Bison Indonesia yang menyelenggarakan Kemah Kebangsaan Bersinar se-Jadetabek di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur yang diikuti ribuan peserta generasi muda dan dihadiri oleh Raffi Ahmad Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni

Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar SMA dan SMK se-Jadetabek. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang pencegahan dini penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Acara mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Kepedulian Anti narkoba di Kalangan Generasi Muda Bersinar Bersama BNN Indonesia".

Sebanyak 1.200 pelajar mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan para guru pembina. “Ini langkah nyata BNN berdayakan generasi muda untuk jauhi narkoba “ pungkas Nurkhasanah. (Dd)

Sumber : Sumber Lain

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire