Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polresta Mamuju tangkap santriwati pelaku pembuangan bayi

Tim Resmob Satua Reskrim Polresta Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap seorang santriwati, diduga sebagai pelaku pembuangan bayi yang ditemukan di sebuah kebun di belakang pondok pesantren di kawasan Gantungan Kabupaten Mamuju.

Polresta Mamuju tangkap santriwati pelaku pembuangan bayi
X

Tim Resmob Satua Reskrim Polresta Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap seorang santriwati, diduga sebagai pelaku pembuangan bayi yang ditemukan di sebuah kebun di belakang pondok pesantren di kawasan Gantungan Kabupaten Mamuju.

"Pelaku berinisial HS (18), seorang santriwati telah kami amankan bersama TD (21), yang diketahui merupakan pacarnya," kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju Ajun Komisaris Polisi Agustinus Pigay, Sabtu.

Dari hasil pemeriksaan awal kata Agustinus, santriwati itu mengakui perbuatannya dan telah melakukan hubungan layaknya suami istri bersama TD.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, HS mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan TD sebanyak dua kali pada sekitar Mei 2025. Hubungan tersebut diduga menyebabkan HS hamil," jelas Agustinus.

Agustinus mengatakan bahwa HS melahirkan tanpa bantuan tenaga medis.

Akibat kondisi tersebut, saat ini HS masih dalam keadaan lemah dan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

Penyidik Satreskrim Polresta Mamuju lanjut Agustinus, masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kedua terduga guna mengungkap secara utuh motif serta kronologi lengkap peristiwa tragis tersebut.

Kasat Reskrim menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum," tegas Agustinus.

Sebelumnya, warga Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, digegerkan dengan penemuan mayat bayi di sebuah kebun, di belakang kawasan pondok pesantren.

Jasad bayi tersebut ditemukan saat beberapa santri hendak melakukan kerja bakti dan mencium bau tak sedap dari arah kebun, di belakang pondok pesantren.

Kondisi tubuh bayi saat ditemukan telah menghitam dan mengering, dengan lengan kiri terputus.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada guru atau ustaz di pondok, sebelum dilaporkan ke Polsek Kalukku.

Setelah menerima laporan penemuan jasad bayi tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polresta Mamuju langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan, hingga akhirnya menangkap seorang santriwati dan pacarnya, diduga sebagai orang tua dari bayi yang dibuang tersebut.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire