Top
Begin typing your search above and press return to search.

Farhan evaluasi tata kelola Bandung Zoo usai dua harimau Benggala mati

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan siap mengevaluasi tata kelola Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah dua anak harimau Benggala berusia delapan bulan bernama Huru dan Hara dilaporkan mati.

Farhan evaluasi tata kelola Bandung Zoo usai dua harimau Benggala mati
X

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan siap mengevaluasi tata kelola Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah dua anak harimau Benggala berusia delapan bulan bernama Huru dan Hara dilaporkan mati.

“Kehilangan dua ekor anakan harimau sebuah pelajaran penting dan pukulan berat buat kami, kami sangat prihatin, sangat sedih. Sehingga mudah-mudahan ke depannya, kita bisa melakukan perbaikan dengan sangat baik,” kata Farhan di Bandung, Kamis.

Menurutnya, kondisi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan sistem pengelolaan di lingkungan kebun binatang agar ke depan tidak lagi terjadi kasus kematian satwa.

Sebagai lembaga konservasi, lanjut dia, kebun binatang juga dituntut tetap menjalankan fungsi utamanya, yakni menjaga keberlangsungan reproduksi satwa langka.

“Kehilangan dua anakan harimau ini menjadi pukulan berat, tapi juga momentum untuk berbenah,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi juga akan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta Kementerian Kehutanan guna memperbaiki sistem pengelolaan secara menyeluruh.

“Kami tetap berkomitmen menjaga animal welfare. Namun kejadian ini menunjukkan bahwa biosekuriti, terutama di perimeter kebun binatang, harus ditingkatkan secara signifikan,” katanya.

Sementara itu, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Eri Mildranaya menambahkan, pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa tersebut.

“Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan,” katanya.

Sebelumnya, dua anak harimau Benggala bernama Huru dan Hara berusia delapan bulan dilaporkan mati pada Kamis (26/3) dan Selasa (24/3) di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).

Huru dan Hara diketahui merupakan salah satu koleksi satwa di Bandung Zoo yang sebelumnya lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan induk jantan bernama Sahrulkan dan betina Jelita.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire