Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kementan alokasikan 448 hektare cetak sawah di luwu

Program cetak sawah 448 hektare di Luwu dorong produksi pangan dan kesejahteraan petani

Kementan alokasikan 448 hektare cetak sawah di luwu
X

Elshinta/ Antara

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan program cetak sawah seluas 448 hektare di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Makassar, Rustan Massinai, menjelaskan bahwa program tersebut terbagi dalam dua paket utama. Untuk wilayah selatan, pencetakan sawah dilakukan di delapan kecamatan dengan luas mencapai 143,23 hektare. Sementara itu, kawasan Walenrang-Lamasi (Walmas) mencakup tiga kecamatan dengan total luas 304,81 hektare.

Menurut Rustan, program ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei, investigasi, dan desain (SID) yang telah dilakukan pada 2025, sehingga pada 2026 sudah siap masuk tahap pelaksanaan hingga lahan siap tanam dan dimanfaatkan masyarakat.

Selain program cetak sawah, pihaknya juga membuka peluang pengembangan optimalisasi lahan pertanian. Langkah ini akan didukung dengan survei tambahan guna memastikan kesiapan lokasi, termasuk pembangunan infrastruktur irigasi yang memadai.

“Untuk jaringan irigasi, kami telah mengusulkan tiga jenis kegiatan yang saat ini dalam tahap verifikasi dan validasi di tingkat direktorat,” jelas Rustan.

Adapun usulan tersebut meliputi pembangunan 23 jaringan irigasi tersier, empat irigasi perpompaan, serta tiga irigasi perpipaan yang diharapkan dapat menunjang produktivitas lahan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayahnya.

“Sinergitas antar lembaga sangat kami harapkan agar program pembangunan pertanian dapat berjalan optimal. Wilayah pertanian kami sangat luas dan membutuhkan dukungan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas alokasi program tersebut dan berharap usulan-usulan lain yang diajukan pemerintah daerah dapat segera direalisasikan.

“Program ini sangat kami syukuri karena masih banyak lahan yang membutuhkan pengembangan. Harapan kami, seluruh program yang diusulkan bisa terealisasi demi kesejahteraan petani,” tambahnya.

Program cetak sawah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan luas lahan produktif, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di daerah.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire