Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peduli lingkungan, tiga pilar Kedungbanteng bersih-bersih bantaran sungai

Tiga Pilar (TNI-Polri dan Pemerintah) Kecamatan Kedungbanteng bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar bersih-bersih bantaran sungai. Kegiatan berlangsung di perbatasan wilayah Desa Margamulya dengan Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal pada Jum'at (13/2/2026).

Peduli lingkungan, tiga pilar Kedungbanteng bersih-bersih bantaran sungai
X

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Tiga Pilar (TNI-Polri dan Pemerintah) Kecamatan Kedungbanteng bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar bersih-bersih bantaran sungai. Kegiatan berlangsung di perbatasan wilayah Desa Margamulya dengan Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal pada Jum'at (13/2/2026).

Aksi bersih-bersih tersebut tepatnya di sekitar jembatan sungai Kronjo yang merupakan perbatasan antara desa Margamulya dengan desa Kebandingan Kecamatan Kedungbanteng. Jembatan sungai Kronjo merupakan salah satu tempat yang kerap meluap ketika intensitas hujan meningkat. Sehingga menyebabkan banjir dan memutus jalur antar desa di Kecamatan Kedungbanteng.

Oleh karena itu personel dari Polsek, Koramil dan Kecamatan Kedungbanteng serta masyarakat desa Margamulya dan Kebandingan menggelar aksi kerja bakti. Mereka bersama-sama membersihkan berbagai sampah dan tanah sedimentasi yang menumpuk di bantaran sungai, sehingga aliran air tidak terhambat.

Kapolres Tegal melalui Kapolsek Kedungbanteng Iptu Joko Waluyo mengatakan, bersih-bersih sampah di bantaran sungai Kronjo merupakan implementasi kehadiran negara di tengah masyarakat.

"Kegiatan sosial yang melibatkan personel TNI-Polri dan Kecamatan bersama elemen masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Dan sekaligus untuk mencegah terjadinya luapan air keatas jembatan atau banjir di musim penghujan," ujar Kapolsek.

Kapolsek menyampaikan, masyarakat harus mewaspadai terjadinya luapan air di jembatan sungai Kronjo karena intensitas hujan terus meningkat. Dan sesuai perkiraan puncaknya akan terjadi pada Februari hingga Maret 2026.

"Untuk itu mari kita bersama-sama membersihkan bantaran sungai Kronjo ini dan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Sehingga apabila terjadi turun hujan aliran air bisa lancar dan tidak terjadi banjir," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Sabtu (14/2).

Kapolsek juga mengapresiasi peran aktif pemerintah Desa dan warga Margamulya serta Kebandingan dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Dengan inisiasi melakukan bersih-bersih bantaran sungai Kronjo. Hal seperti ini akan terus kita galakan untuk mencegah bencana alam dan wabah penyakit.

"Kegiatan semacam ini akan terus kita laksanakan sebagai upaya menjaga aliran sungai tetap lancar. Sehingga dapat mencegah dari bahaya banjir dan wabah penyakit di musim penghujan," pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire