Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemprov Jateng gandeng Jepang benahi Danau Rawapening

Pemprov Jateng gandeng Jepang benahi Danau Rawapening
X

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertemu Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja Prefektur Shiga Takeshi Tominaga. ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Prefektur Shiga, Jepang, untuk berbagai bidang, salah satunya membenahi Danau Rawapening di Kabupaten Semarang.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Jateng, Rabu (11/2), menyatakan hubungan Indonesia dan Jepang telah melalui perjalanan sejarah panjang, dan kini kolaborasi diarahkan pada semangat saling menguntungkan dan membangun masa depan bersama.

"Kami ingin hubungan ini saling menguntungkan. Apa yang menjadi kebutuhan Jepang bisa kami dukung di Jateng, dan potensi Jateng juga bisa memberikan manfaat bagi Jepang," katanya, saat bertemu delegasi Prefektur Shiga, Jepang.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kegiatan Central Java Investment Business Forum yang digelar pada 8 Oktober 2025.

Sebelum bertemu Gubernur Luthfi, delegasi Shiga telah melakukan peninjauan lapangan dari hulu hingga hilir kawasan Rawapening, serta telah menerima paparan data terkait kondisi dan tantangan yang dihadapi danau tersebut.

Danau Rawapening memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekosistem, sumber air baku, pengendali banjir, hingga penopang ekonomi masyarakat.

Namun, danau tersebut menghadapi persoalan serius, mulai dari sedimentasi, pertumbuhan eceng gondok yang masif, hingga beban pencemaran dari aktivitas domestik, pertanian, dan perikanan.

Bagi Pemprov Jateng, kata Gubernur, pembenahan Danau Rawapening bukan sekadar proyek lingkungan, melainkan agenda strategis yang berkaitan dengan ketahanan air, energi, dan ekonomi masyarakat.

"Tadi sudah membuat MoU dengan Jepang terkait dengan ekonomi terbarukan, kemudian beberapa investasi yang nantinya akan didatangkan dari Jepang ke tempat kita," katanya.

Menurut Luthfi, kerja sama tersebut sebagai upaya penguatan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi baru, termasuk pengembangan kawasan danau sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

"'Green economy' dan ekonomi baru menjadi prioritas utama. Jepang lebih maju di bidang itu dan akan kita manfaatkan,” katanya.

Pemprov Jateng juga mendorong Rawapening menjadi lokasi proyek percontohan, dengan dukungan hibah maupun transfer teknologi dari Prefektur Shiga, yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan Danau Biwa, danau terbesar di Jepang.

Sementara itu, Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja Prefektur Shiga Takeshi Tominaga mengatakan pihaknya melihat potensi kolaborasi jangka panjang karena kesamaan karakteristik kedua wilayah.

Dalam kerja sama internasional, kata dia, salah satu kata kunci penting adalah lingkungan Jateng dan Shiga memiliki kesamaan karena sama-sama memiliki danau.

Ia menegaskan bahwa kunjungan itu bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal menuju kerja sama konkret.

"Kami telah melihat langsung kondisi di lapangan dan mendapatkan sejumlah ide untuk ditindaklanjuti bersama," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire