Ciliwung bakal ditata, warga Kebon Pala bersedia pindah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan normalisasi Sungai Ciliwung sebagai salah satu langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir di Ibu Kota.

Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.
Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan normalisasi Sungai Ciliwung sebagai salah satu langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir di Ibu Kota.
Program tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi wilayah-wilayah yang selama ini kerap terdampak luapan air, termasuk permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang telah puluhan tahun menjadi langganan banjir.
Sebanyak 14 penetapan lokasi (penlok) telah ditandatangani dan sejumlah lahan di kawasan bantaran Sungai Ciliwung telah dibebaskan sebagai bagian dari tahapan normalisasi.
Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait rencana normalisasi tersebut dari Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, pendataan terhadap warga telah dilakukan beberapa bulan lalu.
“Sudah ada pendataan beberapa bulan yang lalu sudah ada. Kebanyakan menerima (direlokasi),” ujar Sanusi di Jakarta, Jumat (20/2)
Menurutnya, mayoritas warga memahami bahwa normalisasi dilakukan demi mengurangi risiko banjir yang hampir setiap tahun melanda kawasan tersebut.
Ia menegaskan, pada prinsipnya warga tidak keberatan apabila harus direlokasi, selama proses pembebasan lahan dilakukan secara adil dan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
“Kami pada dasarnya tidak keberatan, asalkan pembebasan lahannya sesuai kesepakatan kedua belah pihak,” katanya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Jumat (20/2).
Sanusi menjelaskan, di RT yang dipimpinnya terdapat 96 kepala keluarga (KK) yang berpotensi terdampak kebijakan tersebut.
Sebelumnya, banjir kembali merendam permukiman warga di Kebon Pala dengan ketinggian air mencapai hampir 120 sentimeter. Warga terdampak berada di RW 04 meliputi RT 11, RT 12, dan RT 13, serta di RW 05 meliputi RT 05, RT 06, dan RT 09.




