Genangan di Terminal Kampung Rambutan tak ganggu operasional
Genangan air yang sempat terjadi di kawasan Terminal Kampung Rambutan pada Sabtu (21/3) malam akibat luapan Kali Cipinang tak mengganggu operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Genangan air yang sempat terjadi di kawasan Terminal Kampung Rambutan pada Sabtu (21/3) malam akibat luapan Kali Cipinang tak mengganggu operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP).
"Ada genangan, tapi tidak mengganggu operasional bus. Bus masih beroperasi seperti biasa, dan sekarang kondisi air juga sudah mulai surut," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu.
Revi menyebut, bus maupun Transjakarta dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Menurut dia genangan mulai terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Air yang masuk ke area terminal berasal dari luapan Kali Cipinang setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut.
"Ketinggian air mencapai sekitar 10 hingga 20 sentimeter akibat hujan deras dan luapan kali," ujarnya.
Revi memastikan, kondisi tersebut dinilai masih aman bagi aktivitas kendaraan besar seperti bus yang keluar dan masuk terminal.
"Bus tetap melayani penumpang tanpa adanya pembatalan perjalanan akibat genangan tersebut," ucapnya.
Menurut dia, petugas terminal terus memantau kondisi di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Seiring dengan surutnya air, aktivitas penumpang di terminal pun berangsur kembali seperti biasa.
Meski demikian, pihak pengelola tetap mengimbau pengguna jasa transportasi untuk waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi genangan di sejumlah titik, khususnya di wilayah yang dilintasi aliran sungai.




