Rano ungkap asal muasal Kota Tua jadi lokasi syuting Lisa Blackpink
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengungkapkan asal muasal pemilihan Kota Tua Jakarta sebagai lokasi syuting film laga yang salah satunya dibintangi Lisa dari grup idola K-pop BLACKPINK.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengungkapkan asal muasal pemilihan Kota Tua Jakarta sebagai lokasi syuting film laga yang salah satunya dibintangi Lisa dari grup idola K-pop BLACKPINK.
"Kenapa mereka syuting di situ? Itu lahir dari Festival Film Cannes (Prancis). Kami tahun lalu, buka booth (stan) di Festival Film Cannes. Mei 2025, kami ikut lagi," kata Rano di Jakarta, Selasa.
Rano mengatakan semula ingin menutup rapat informasi terkait syuting film berjudul "Extraction: Tygo" di kawasan Kota Tua, mulai akhir Januari hingga Februari 2026.
Dia bahkan sudah minta jajarannya untuk tak memberikan informasi apapun terkait film. Ini lantaran Rano paham ada unsur kerahasiaan dalam pembuatan sebuah film.
"Saya tahu, film harus dilahirkan confidential. Kalau mau promo, Jakarta lebih berhak promo tentang kehadiran Lisa BLACKPINK. Saya sudah bilang ke dinas, tidak boleh satu orang pun bicara, akan ada syuting Korea, bintangnya siapa," kata Wagub.
Namun informasi tersebut akhirnya diketahui publik pekan lalu atau akhir Januari 2026, setelah kabar adanya pengalihan lalu lintas pada 28 dan 29 Januari 2026 serta 1-7 Februari 2026 di Jalan Cengkeh.
Simpang Jalan Kunir hingga simpang Jalan Nelayan Timur ditutup pada pukul 05.00–19.00 WIB. Spanduk pengumuman rekayasa lalu lintas pun masih terpasang di ujung Jalan Kunir yang sempat digunakan sebagai lokasi syuting.
Adapun dijadikannya Jakarta sebagai lokasi syuting film internasional diakui pihak Jakarta Experience Board (JXB) berdasarkan arahan Wagub Rano yang ingin menjadikan Jakarta sebagai kota sinema, di mana salah satu lokasinya adalah Kota Tua.




