BAZNAS RI salurkan paket Ramadan Bahagia untuk santri RTA Kamal Muara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa Paket Ramadan Bahagia (PRB) kepada para santri di Rumah Tahfiz Apung (RTA), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa Paket Ramadan Bahagia (PRB) kepada para santri di Rumah Tahfiz Apung (RTA), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (24/02/2026). Dalam aksi peduli ini, bantuan PRB didistribusikan kepada pengajar dan santri yang menimba ilmu Al-Qur'an di kawasan pesisir tersebut.
Paket Ramadan Bahagia merupakan program tahunan BAZNAS berupa pendistribusian paket kebutuhan pokok untuk keluarga prasejahtera atau mustahik di seluruh Indonesia. Aksi ini juga menjadi komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan para pejuang agama dan yatim duafa selama bulan suci Ramadan.
Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan rasa kagumnya terhadap kegigihan para pengelola dan santri di Rumah Tahfiz Apung. Ia menyebut dedikasi mereka dalam mempelajari agama di tengah keterbatasan sebagai sesuatu yang istimewa.
"Bagi saya rumah Tahfiz ini adalah extraordinary. Luar biasa! Apa yang luar biasa? Semangatnya, ghirahnya, pantang menyerah, tidak mau tunduk pada keadaan," ujar Imdadun saat memberikan sambutan di lokasi.
Lebih lanjut, Imdadun menekankan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi ini adalah sebuah keharusan karena Rumah Tahfiz Apung merupakan wadah perjuangan untuk meninggikan kalimat Allah melalui Al-Qur'an.
Menurutnya, BAZNAS tidak boleh absen dalam mendukung tempat-tempat yang memiliki niat perjuangan kuat seperti RTA. "Niat perjuangan memperjuangkan agama Allah, meninggikan bendera Al-Qur'an, li i’laai kalimatillah. Ini yang luar biasa dari tempat ini. Oleh karena itu, BAZNAS layak untuk sampai ke sini," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Imdadun juga memberikan motivasi kepada para santri agar semangat menggapai cita-cita dengan bekal ilmu dan tekad kuat. Ia berpesan agar para santri tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum dan teknologi.
"Sayap kiri namanya ilmu, sayap kanan namanya himmah. Itulah yang nanti akan membawa kalian terbang tinggi menjadi guru, dosen, bupati, atau apa saja. Bekalnya adalah semangat dan ilmu," tambahnya di hadapan para santri.
Sementara itu, pengajar Rumah Tahfiz Apung, Ustaz Sulaiman, merespons positif kepedulian BAZNAS RI bagi para santri yang tetap tekun menghafal Al-Qur'an di tengah tantangan hidup di atas perairan. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menambah keceriaan dan memenuhi kebutuhan pangan para santri selama menjalani ibadah di bulan suci.
"Alhamdulillah, di sini kami membina kurang lebih 65 santri. Tentunya kami mengucapkan jazakumullah khairan katsira, terima kasih banyak kepada Badan Amil Zakat Nasional yang telah bersilaturahmi memberikan paket untuk Ramadan Bahagia kepada santri-santri kami yang ada di sini," ujarnya.
Bantuan ini dinilai memiliki dampak besar, tidak hanya bagi para santri tetapi juga bagi para tenaga pendidik yang mengabdi di Rumah Tahfiz Apung. Dukungan dari BAZNAS RI dipandang sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan para pejuang Al-Qur'an di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Silaturahmi ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga zakat nasional dengan lembaga pendidikan keagamaan berbasis masyarakat.
"Tentunya ini sangat luar biasa, sangat bermanfaat untuk santri kami dan juga guru-guru di Rumah Tahfiz Apung. Dan semoga Badan Amil Zakat Nasional terus diberikan keberkahan oleh Allah SWT dan memberikan banyak manfaat kepada bangsa, kepada umat, kepada negeri yang tercinta ini," tuturnya.




