Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bupati dorong seluruh sekolah di Kudus galakkan pesantren kilat

Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris meninjau kegiatan Pesantren Kilat di SDN 2 Pasuruhan Lor, Rabu (4/3). Kedatangan bupati tersebut merupakan bagian dari pengecekan kegiatan di bawah Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, khususnya selama bulan Ramadan.

Bupati dorong seluruh sekolah di Kudus galakkan pesantren kilat
X

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris meninjau kegiatan Pesantren Kilat di SDN 2 Pasuruhan Lor, Rabu (4/3). Kedatangan bupati tersebut merupakan bagian dari pengecekan kegiatan di bawah Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, khususnya selama bulan Ramadan.

Ia mendorong agar pesantren kilat terus digalakkan di seluruh jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Kudus sebagai upaya memperkuat pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan peserta didik.

“Kami mendorong pesantren kilat dilaksanakan secara optimal di sekolah-sekolah. Momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter, memperkuat akhlak, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak sejak dini,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pembinaan kepada peserta didik, termasuk peran aktif sekolah dalam memberikan imbauan positif serta memperkuat kolaborasi dengan orang tua, menyikapi adanya fenomena perkelahian remaja.

“Anak-anak perlu dibimbing untuk berkegiatan yang positif. Sekolah dan orang tua harus bersama-sama agar anak-anak kita ini tidak salah dalam pergaulan,” lanjutnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (4/3).

Bupati mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin sarana dan prasarana sekolah. Jika terdapat fasilitas yang rusak, diharapkan segera dilakukan perbaikan agar proses belajar mengajar tetap berjalan nyaman dan aman. Terkait program pertukaran pelajar yang telah berjalan, ia juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh agar manfaatnya lebih optimal.

“Kami meminta Disdikpora untuk menginventarisasi sekolah mana saja yang butuh perbaikan, hal ini guna memastikan proses belajar aman dan nyaman. Untuk program pertukaran pelajar, ada usulan jika durasi tujuh hari dirasa terlalu singkat, tentu bisa dikaji kembali agar hasilnya lebih maksimal,” ujar bupati.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire